Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memperkuat penerapan perilaku hidup sehat untuk mencegah penyakit stroke.
"Mari kita tingkatkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit stroke," katanya, dikutip Kamis (3/11).
Tjandra, yang pernah menjabat Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, mengemukakan enam langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko stroke.
Baca juga: Kecepatan Penanganan Menentukan Kesembuhan Pasien Stroke
Pertama, masyarakat perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan kedua jangan merokok.
Ketiga, masyarakat harus rajin melakukan aktivitas fisik atau rutin berolahraga dan keempat adalah menjaga pola makan dengan gizi yang seimbang.
"Kelima, masyarakat perlu memastikan telah beristirahat dengan cukup dan keenam adalah mengelola stres," katanya.
Menurut Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu, enam langkah tersebut juga bisa diterapkan untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular.
"Enam langkah tadi juga bisa mencegah berbagai masalah kesehatan lain seperti mencegah diabetes, jantung, dan penyakit paru kronik," katanya.
Menurut Tjandra, edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan stroke dan penyakit tidak menular lainnya harus terus digencarkan.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Suprapto mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pola hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular.
"Pemerintah terus memperkuat sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular," katanya.
Agus Suprapto mencontohkan, perilaku hidup sehat yang bermanfaat untuk mencegah penyakit tidak menular antara lain menjaga pola makan dan memperbanyak aktivitas fisik.
Dia juga mengatakan, menjaga pola makan artinya mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan membatasi konsumsi garam, lemak dan gula.
"Masyarakat harus banyak menggali informasi mengenai berapa batasan garam, lemak dan gula yang aman dikonsumsi per hari," kata Agus Suprapto. (Ant/OL-1)
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
GURU Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan terdapat beberapa penyakit yang sering muncul setelah lebaran.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Terminal lucidity adalah lonjakan kesadaran sesaat sebelum meninggal. Ini penjelasan ilmiah, tanda-tanda, dan fakta medisnya.
Firbilasi Atrium merupakan pemicu utama stroke kardioembolik, yakni stroke yang terjadi akibat gumpalan darah yang berasal dari jantung.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Metode MENARI dilakukan dengan meletakkan jari telunjuk dan tengah pada pergelangan tangan atau leher selama 30 detik, lalu hasilnya dikalikan dua untuk mendapatkan denyut per menit.
Secara medis, stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terputus, sehingga otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak rusak atau hancur dalam waktu singkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved