Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi adanya tanda-tanda kemajuan dan kekuatan sebagai hasil dari pemberdayaan ekonomi perempuan. Ia mengatakan, 50% dari 60 juta pengusaha UMKM adalah perempuan.
“Saya mencatat bahwa perempuan dapat membangun generasi masa depan yang jauh lebih baik sehingga perempuan mampu berperan sebagai jembatan untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan. Ide yang disiapkan W20 tahun ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan di tengah gelombang tantangan dunia,” ujar Airlangga dalam KTT W20 (Women 20).
Menanggapi data tersebut, Wakil Ketua Komnas Perempuan Mariana Amiruddin mengungkapkan peran dan kontribusi perempuan begitu besar dalam perekonomian Indonesia. Mereka berkontribusi baik sektor formal maupun informal.
"Setiap perempuan yang bekerja di sektor tersebut punya kontribusi nyata untuk perekonomian Indonesia," ujarnya di Jakarta, hari ini.
Menurutnya, banyak dukungan baik dari pemerintah maupun dari masyarakat, sehingga pengusaha perempuan di Indonesia semakin banyak dari sebelum-sebelumnya. Mariana menambahkan ekonomi rakyat yang menggerakkan perekonomian negara juga banyak diisi oleh perempuan.
"Memang ekonomi rakyat yang paling besar di Indonesia karena pengusaha yang melahirkan perusahaan ataupun yang memimpin perusahaan besar itu kan sedikit sekali. Paling besar ya mereka."
Baca juga: Psikolog: Lindungi Anak dari Radikalisme Upaya Selamatkan Bangsa
Mariana mengaprasiasi program pemerintah dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Program Kartu Prakerja. Namun ia memberikan catatan agar program tersebut lebih bisa memberdayakan dan memperbesar peran perempuan.
"Ya itu memang cukup membantu tapi kita juga perlu memantau apakah program tersebut itu bisa diakses dan dijangkau dengan mudah oleh perempuan," tandasnya.
Berkah Pandemi
Peneliti INDEF Nailul Huda, hari ini (25/7) mengungkapkan bahwa pandemi covid-19 menjadi ‘blessing in disquise’ bagi perempuan, dimana pola belanja masyarakat berubah dari offline ke online. Kesempatan ini digunakan perempuan pelaku UMKM berdaya dari rumah, menggunakan gawai mereka, meski sederhana untuk mulai berbisnis.
“Studi kami juga menemukan bahwa UMK beralih ke platform digital karena hal tersebut membantu mereka dalam mempertahankan dan memperluas jangkauan pelanggan dengan dukungan layanan pengiriman bawaan yang penting untuk mengatasi pembatasan jarak fisik selama pandemi," kata Head of Programmes, UN Women Indonesia, Dwi Faiz hari ini.
Menurut laporan dari UN Women, 58% usaha mikro perempuan menggunakan internet, 42% tidak menggunakan internet, 68% usaha kecil perempuan menggunakan internet dan 32% tidak menggunakan internet. Hal ini senada dengan Nailul, yang mengatakan ada gap penggunaan teknologi dan kepemilikan gawai antara laki-laki dan perempuan.
"Pertama akses internet di kaum perempuan lebih rendah dengan laki laki, kepemilikan gawai yang canggih, misalnya komputer, laptop, masih di laki-laki. Peluang dari perempuan muncul dari gawai yang lebih sederhana,“ Jelas Nailul.
Perempuan, hanya dengan sosial media dan juga aplikasi chat, bisa mulai berbisnis. Apalagi jika mereka sudah lebih melek teknologi dan masuk ke dunia e-commerce.(RO/OL-4)
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved