Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penembakan antara anggota polisi di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam), Irjen Ferdy Sambo hingga kini terus bergulir. Fakta yang terjadi masih belum dapat terungkap, lantaran tim penyidik dari kepolisian masih bekerja mengurai kasus ini hingga terang-benderang.
Salah satu saksi utama dalam kasus ini, yakni Istri dari Ferdy Sambo masih belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait kejadian baku tembak di rumah dinas suaminya.
Putri Candrwathi sebenarnya bukan hanya saksi, ia juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Putri diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh Brigadir Yosua (Brigadir J) hinggan akhirnya mendapat pertolongan dari Bharada E yang berujung pada aksi baku tembak yang menewaskan Brigadir J.
Psikolog Klinis Miki Amrilya Wardati menjelaskan, setelah mengalami kejadian yang tergolong traumatik, seseorang berpeluang mengalami post traumatric stress disorder (PTSD). Hal tersebut membuat munculnya gejala psikologis yang menimbulkan korban mengalami reaksi kecemasan.
"Jadi perlu waktu untuk cooling down untuk seseorang yang mengalami kekerasan seksual agar dia bisa breakdown. Lalu pada saat recalling bisa lebih stabil secara emosional," jelas Amrilya saat dihubungi wartawan, kemarin.
Sebelumnya, menurut keterangan Psikolog Pendamping Putri, Novita Tandry, kondisi psikologis Putri sangat terguncang akibat kejadian pelecehan seksual tersebut. Alhasil, kondisi kesehatan fisik dan mental Putri tidak stabil untuk dimintai keterangan.
"Jadi bisa kelihatan sekali, gangguan tidur, gangguan makan dan juga belum bisa berkonsentrasi menceritakan semuanya, karena masih sangat shock," jelas Psikolog Novita Tandry.
Novita menambahkan, kondisi shock yang dialami Putri Candrawathi sedang sampai ke berat. Ia menilai butuh waktu bagi Istri Ferdy Sambo untuk bisa berkonsentrasi dan memberikan keterangan pada kasus yang ia alami.
"Ada proses yang perlu dilalui, dan yang saya concern justru sebagai korban dan juga ibu dari empat orang anak, dan yang paling kecil ini masih berusia 1,5 tahun, kita juga harus mendampingi dan memikirkan bagaimana anak-anak daripada Ibu Putri," urainya.
Ia menceritakan, pertemuannya dengan Putri Candrawathi belum dapat memberikan gambaran utuh mengenai kejadian baku tembak dan pelecehan seksual yang dialami pada hari tersebut, karena memang kondisinya masih sangat shock.
"Ibu putri masih menangis terus dan saya tidak memaksakan karena masih ada proses lagi nanti di tahapan berikutnya," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Kasus Tewasnya Brigadir J Naik ke Tahap Penyidikan
Baca Juga: Kapolri Nonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari Jabatan Kadiv Propam
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved