Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA remaja yang seolah tidak ingin ketinggalan zaman atau selalu ingin mengikuti tren terbaru bukan sekadar persoalan gaya hidup. Di balik perilaku tersebut, terdapat mekanisme kerja otak dan proses pencarian identitas yang kompleks.
Psikolog Klinis dari Dinamis Biro Psikologi, Shabrin Risti Aulia, M.Psi., menjelaskan bahwa faktor biologis memegang peranan kunci mengapa remaja sangat reaktif terhadap apa yang sedang populer di lingkungan mereka.
Secara neurologis, perkembangan otak remaja memang belum sepenuhnya seimbang. Terdapat dua bagian utama yang saling tarik-menarik dalam proses pengambilan keputusan: sistem limbik dan prefrontal cortex.
“Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan,” kata Shabrin, dikutip Sabtu (7/2).
Sistem limbik bertanggung jawab atas reward system atau pusat kesenangan. Sementara itu, prefrontal cortex berfungsi sebagai pengendali yang menganalisis risiko dan mengambil keputusan logis.
Masalahnya, pada masa remaja, sistem limbik berkembang jauh lebih cepat. Hal inilah yang memicu mereka lebih memilih perilaku yang memberikan kepuasan instan, memicu adrenalin, atau rasa puas, meski risiko jangka panjangnya belum dipikirkan secara matang.
Selain faktor saraf, dorongan sosial juga menjadi pengaruh kuat. Masa remaja adalah fase transisi saat kebutuhan akan pengakuan sosial berada di titik tertinggi. Lingkungan dengan norma tertentu memaksa remaja untuk menyesuaikan diri agar bisa dianggap sebagai bagian dari kelompok.
Kondisi ini diperkuat dengan tingkat kesadaran diri yang tinggi. Remaja cenderung merasa bahwa orang lain selalu memperhatikan penampilan, kesalahan, atau perilaku mereka. Alhasil, mengikuti tren menjadi jalan pintas agar mereka merasa setara dengan teman sebaya.
“Saat remaja ada dalam lingkungan dengan norma tertentu, besar kemungkinan ia akan mencoba fit in dengan lingkungan tersebut,” ujar psikolog lulusan Universitas Gadjah Mada tersebut.
Tren dan popularitas juga sering kali menjadi bentuk mekanisme pertahanan diri.
Menurut Shabrin, kemampuan coping emosional atau cara mengelola stres pada remaja biasanya belum matang. Hal ini membuat mereka tertarik pada hal-hal populer yang dianggap bisa mengalihkan tekanan emosional yang sedang dialami.
Dalam kondisi seperti ini, pertimbangan risiko sering kali terabaikan demi mendapatkan rasa aman melalui pengakuan kelompok.
Dengan menyesuaikan diri pada kelompok sosial tertentu, remaja merasa telah berhasil menegaskan identitas diri mereka di tengah lingkungan yang dinamis. (Ant/Z-1)
Komunikasi yang aman dan terbuka diyakini mampu membentengi remaja dari risiko negatif fenomena yang tengah viral.
Dalam hal serat, asupan yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan nutrisi secara keseluruhan.
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Menyambut tren rambut pria 2026, berikut rekomendasi gaya rambut terbaik berdasarkan bentuk wajah.
Lindsay Lohan membahas momen pop culture favoritnya sepanjang 2025, dari serial TV hingga musik, sekaligus membagikan pengalamannya menjadi host Betch of the Year Awards.
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Psikologi menyebut orang yang memasak sambil membersihkan dapur memiliki 8 kepribadian kuat, mulai dari disiplin, mindfulness, hingga manajemen waktu yang baik.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved