Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis kebidanan dan kandungan, Boyke Dian Nugraha, mengimbau kepada ibu hamil dan menyusui, agar berhati-hati dan menghindari produk perawatan kulit (skincare) dengan kandungan tertentu.
Adapun produk yang mengandung bahan tidak aman, seperti hydroquinone dan merkuri harus dihindari. Bahan lain, seperti retinol, BHA, hingga paraben juga tidak dianjurkan, agar tidak menimbulkan risiko pada kehamilan.
"Ketika menggunakan produk yang berbahaya, bahan itu akan masuk ke kulit, kemudian ke pembuluh darah dan akhirnya sampai menembus ke plasenta," ujar Boyke, Sabtu (25/6).
Baca juga: Dokter Akui Gejala Gagal Jantung saat Hamil Sulit Dikenali
Dampak penggunaan bahan tertentu, lanjut Boyke, tidak langsung dapat terdeteksi melalui USG dan bukan hanya gangguan fisik. Namun lebih dari itu, yang dikhawatirkan ialah gangguan pada perkembangan otak.
"Makanya di dalam ilmu kedokteran, seribu hari sejak pembuahan itu mesti dimonitor terus, agar anak tidak mengalami gangguan di masa tuanya," imbuhnya.
Boyke menganjurkan ibu tetap merawat diri dengan menggunakan produk yang aman dan berkualitas. Termasuk, produk berbahan dasar alami atau herbal, seperti centella asiatica.
Baca juga: Lansia yang Sudah Vaksin Lengkap, Diminta Segera Booster
Menurut American Pregnancy Association, perubahan kulit pada ibu hamil banyak disebabkan masuknya hormon. Adapun hormon ini menyebabkan kelenjar di kulit menghasilkan banyak minyak, sehingga membuat wajah lebih berkilau.
Hal itu terjadi kenaikan hormon awet muda pada ibu hamil dan menyusui. Namun, pihaknya menyayangkan masih banyak ibu yang tidak menyadari pentingnya merawat kulit tubuh dan wajah.
"Sayangnya banyak wanita hamil dan menyusui kurang aware dengan perawatan tubuh dan wajah, karena sudah sangat kelelahan dengan kandungan yang kian hari membesar dan kerap kurang tidur," pungkas Boyke.(Ant/OL-11)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Tren seperti glass skin ala Korea menjadi salah satu referensi utama karena menampilkan kulit yang tampak sehat, bening, dan bercahaya alami.
Face oil dapat dikombinasikan ke dalam berbagai langkah rutin, mulai dari mencampurkannya dengan toner, serum, pelembap, hingga produk complexion (alas bedak).
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved