Selasa 26 April 2022, 21:36 WIB

Atur Pola Makan Saat Lebaran Jaga Tubuh Tetap Sehat

Eni Kartinah | Humaniora
Atur Pola Makan Saat Lebaran Jaga Tubuh Tetap Sehat

Ist
Aria Novitasari, Nutritionist, sekaligus merupakan anggota dari Dietetic Advisory Board (DAB) Herbalife Nutrition,

 

BULAN puasa atau bulan Ramadan akan segera berakhir beberapa hari lagi, dan umat muslim seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Setelah selama Ramadan, kita berpuasa yang mengubah pola makan kita, memasuki libur Hari Raya Idul Fitri juga akan merubah kembali pola makan semula.

Herbalife Nutrition Indonesia menggelar buka puasa bersama dengan media secara virtual sekaligus Nutrition Talk tentang pentingnya mengatur pola makan di masa libur Idul Fitri.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, mengatakan dehidrasi dan lapar karena puasa, akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

"Saat memasuki Hari Raya, Anda akan dihidangkan menu makanan spesial yang hanya dijumpai pada saat Idul Fitri, jangan buat diri Anda menderita, cicipi dan konsumsi makanan yang kita suka," jelas Andam dalam keterangan pers, Selasa (26/4)

"Namun, setelah itu segera kembali kepada resolusi hidup sehat Anda. Untuk hasil terbaik, patuhi rencana gaya hidup sehat anda, dan gabungkan dengan olahraga yang konsisten untuk membantu mencapai resolusi sehat Anda," katanya.

Baca juga: Masyarakat Diajak Terapkan Pola Makan Sehat Selama Hari Raya Idul Fitri

"Menerapkan gaya hidup sehat dan aktif tentunya membutuhkan komitmen jangka panjang dan konsisten," tambah Andam.

Aria Novitasari, Nutritionist, sekaligus merupakan anggota dari Dietetic Advisory Board (DAB) Herbalife Nutrition, akan berbagi tips kembali mengatur pola makan setelah Ramadhan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga asupan nutrisi di masa libur Idul Fitri di antaranya:

Batasi Konsumsi Santan dan Lemak

Banyak makanan yang mengandung santan dan lemak yang disajikan saat Hari Raya, dan tentunya kita pasti menikmati makanan-makanan favorit tersebut.

Boleh saja menikmati makanan tersebut, tapi perlu diingat untuk membatasi porsinya agar tak kelebihan asupan lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan.

Batasi Porsi Makan

Bukan hanya variasi makanan yang Anda makan, tetapi juga porsinya yang memainkan peran penting dalam nutrisi. Anda harus memilih porsi yang lebih kecil dan makan dengan bijak. Agar lebih mudah membatasi porsi makan, gunakan piring, mangkuk atau gelas berukuran kecil, cara ini juga membantu mengontol kalori berlebihan saat makan

Konsumsi Sayur dan Buah

Sayuran dan buah membantu memenuhi asupan serat, vitamin, dan mineral. Konsumsi serta yang cukup juga membantu menjaga level kolesterol tetap dalam batas normal. Anda bisa mengkonsumsi produk olahan susu dan sayuran segar seperti keju, telur, tomat, dan mentimun. Selain itu, Anda selalu bisa menikmati sup, sayuran yang dimasak dengan minyak zaitun dan buah-buahan.

Kombinasi ini memenuhi kebutuhan energi harian, vitamin dan protein tubuh. Selain buah-buahan, sebaiknya makan roti gandum utuh dan pasta atau bulgur gandum yang kaya akan karbohidrat dan serat, yang baik untuk sistem pencernaan.

Buah-buahan kering, kenari, dan almond juga merupakan suplemen makanan yang bagus dan bisa membuat merasa kenyang selama berjam-jam sepanjang hari.

Perbanyak Protein

Salah satu cara untuk menghindari makanan manis dan makanan yang tidak sehat pada hidangan liburan dengan menambahkan lebih banyak protein ke dalam setiap makanan serta mengurangi karbohidrat dan lemak olahan.

Anda akan merasa lebih kenyang, sehingga cenderung makan lebih sedikit dan mengurangi cemilan-cemilan yang tidak sehat.

Protein penting karena membantu membangun dan mempertahankan massa otot tanpa lemak. Protein juga sangatlah penting untuk penerapan gaya hidup sehat, karena protein merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Makanan yang kaya protein seperti daging, daging unggas, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga memasok vitamin B, vitamin E, zat besi, seng, dan magnesium. Jadi, ketika menambahkan protein sambil mengurangi kalori, kita akan mendapatkan manfaat dari nutrisi tambahan yang dibutuhkan tubuh.

Kurangi Konsumsi Minuman Manis dan Bersoda

Sering tidak disadari bahwa minuman manis dan bersoda memiliki nilai kalori yang sama besar dengan satu porsi makanan utama,

Agar tidak berlebihan, atur frekuensi konsumsinya, misalnya hanya bersamaan ketika makan kue lebaran di sore hari saja, atau tidak ada minuman manis saat makan besar.

Beberapa cara menjaga hidrasi selama liburan adalah menjaga konsumsi air mineral minimal 2 liter per hari.

Tetap Konsisten Berolahraga

Bila waktu yang terbatas menjadi alasan untuk berolahraga, mulai hari dengan bangun lebih pagi, ganti baju tidur dengan baju olahraga lalu bergerak. Manfaatkan video panduan olahraga yang tersedia di media sosial untuk mendapatkan gerakan olahraga yang lebih terarah.

Jika ingin tetap rutin berolahraga, harus terus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan air harian selama liburan. Olahraga pun sebisa mungkin dilakukan setiap hari, dan agar lebih tambah semangat, dapat lakukan olahraga bersama keluarga maupun teman.

“Bila jenuh, lihat kembali pencapaian Anda dan mengingat kembali target Anda, ini tentu akan membuat Anda konsisten melakukan olahraga,” kata Nutritionist Herbalife Nutrition Indonesia Aria Novitasari. (Nik/OL-09)
 

Baca Juga

ANTARA/ Fakhri Hermansyah

Mensos Beri Bantuan Jemaat Penyandang Disabilitas HKBP Rawalumbu

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Selasa 28 Juni 2022, 16:45 WIB
Bantuan yang diserahkan berupa alat kursi roda elektrik, alat bantu dengar, kursi roda adaptif, tongkat tuna netra, kaki tangan palsu,...
Antara

Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata dari Menparekraf

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 28 Juni 2022, 16:19 WIB
Dirinya mengingatkan masyarakat yang akan berlibur pada momentum libur sekolah, tetap menjaga kewaspadaan terhadap pandemi...
Antara

Menkeu: Butuh Anggaran Besar untuk Capai Target NDC

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:36 WIB
Hingga 2030, Indonesia setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp3.461,31 triliun untuk mencapai target pengurangan emisi CO2, dengan 29%...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya