Kamis 10 Maret 2022, 20:34 WIB

Gen Z Ada yang Main Permainan Tradisional Ini?

Fathurrozak | Humaniora
Gen Z Ada yang Main Permainan Tradisional Ini?

Antara/Syifa Yulinnas.
Seorang anak bermain kelereng di halaman rumahnya di Desa Alue Raya, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Senin (30/3/2020).

 


POPULARITAS serial survival asal Korsel Squid Game turut mengangkat permainan tradisional negeri ginseng tersebut. Sebenarnya, di Indonesia juga ada beberapa permainan tradisional yang juga mirip-mirip di serial tersebut. Lalu, apa saja jenis permainan tradisional yang ada di Indonesia?

Popularitas serial survival Squid Game juga memopulerkan kembali permainan tradisional Korea Selatan. Dalam serial yang memenangkan Golden Globes 2022 itu, di antaranya terdapat permainan kelereng. Tidak jauh berbeda, Indonesia juga punya banyak permainan tradisional, termasuk kelereng. 

Namun, apakah gen z saat ini masih memainkannya di tengah maraknya gim ponsel dan konsol? Kalau kalian tertarik ingin mencoba permainan tradisional Indonesia, berikut beberapa yang bisa kalian coba.

1. Kelereng

Setiap daerah, biasanya punya aturan main sendiri yang telah menjadi kesepakatan bersama. Namun, permainan kelereng ala Indonesia biasanya identik dengan cara memainkannya secara beramai-ramai di luar ruang.

Biasanya pemain akan mendapat giliran untuk menyentil kelereng mereka dengan mengarahkan ke sekelompok kelereng yang telah disatukan dan ditaruh di satu titik yang telah diberi garis sebelumnya.

2. Petak umpet

Sama halnya seperti permainan kelereng, permainan petak umpet dimainkan secara beramai-ramai. Aturannya cukup sederhana. Salah satu dari pemain harus menjadi penjaga dengan menutup mata.

Setelah itu, dia akan berhitung sesuai waktu yang telah disepakati dan dalam waktu tersebut pemain lain akan bersembunyi. Barulah si penjaga akan mencari pemain lain yang bersembunyi.

Pemain yang bersembunyi dan paling pertama ditemukan biasanya akan bertukar peran menjadi penjaga selanjutnya. Permainan ini cukup simpel karena tidak membutuhkan peralatan dalam bermain.

Baca juga: Permainan Tradisional Megandu Asal Tabanan Diusulkan Masuk WBTB

3. Egrang

egrang permainan tradisional

Permainan ini memiliki alat utama yaitu dua bilah bambu panjang. Cara bermainnya, pemain harus naik ke kedua bilah bambu yang memiliki pijakan dengan bagian jempol kaki harus menjepit pijakan tersebut. Dua bilah egrang tersebut digunakan sebagai alat untuk berjalan.

Permainan ini memerlukan ketangkasan si pemain agar tidak terjatuh dan menjaga keseimbangan agar bisa berjalan dengan sempurna di atas dua bilah bambu. Biasanya egrang juga muncul dalam momen seperti karnaval 17 Agustus.

4. Congklak (dakon)

Congklak punya dua alat utama untuk dimainkan, yaitu cangkang kerang berjumlah 98 biji dan papan congklak yang memiliki 16 lubang. Biasanya, cangkang kerang juga bisa diganti dengan batu atau biji buah yang ukurannya cukup sedang seperti biji buah salak.

Permainan ini hanya bisa dimainkan oleh dua orang. Sebanyak 98 biji cangkang kerang tadi harus mengisi lubang papan congklak. Cara menentukan pemain yang akan jalan terlebih dulu adalah dengan suit. Pemenang suit akan mengambil semua biji pada satu lubang dan mengisi lubang papan satu per satu dari kiri ke kanan.

Sampai biji habis dan ambil lagi biji dari tempat terakhir menaruh biji. Begitu seterusnya sampai ada yang memiliki biji terbanyak dan dialah yang menang.

5. Gobak sodor

Tipikal permainan tradisional Indonesia biasanya memang dimainkan secara beramai-ramai atau berkelompok, termasuk gobak sodor. Semakin banyak yang ikut main, akan semakin seru.

Dalam permainan ini, setiap kelompok harus menjaga benteng mereka masing-masing. Sebelum permainan tradisional ini dimulai, buatlah garis membentuk kotak atau persegi. Bagi kotak tersebut menjadi dua bagian dengan garis vertikal dan bagi lagi dengan garis horizontal.

Baca juga: Kelompok Lingkungan Kecam Daur Ulang Kimia Plastik

Permainan dimulai dengan cara hompimpa atau suit, lalu lihat siapa yang menang. Pemenang bisa memulai permainan terlebih dulu. Setiap pemain juga harus cerdik dan mampu bekerja sama.

Gobak sodor mengandalkan gerak cepat para pemainnya. Sebab, salah satu ancamannya yaitu lawan akan menangkap. Tim akan mendapatkan poin jika berhasil sampai di garis finis atau keluar dari kotak. Yang mendapatkan poin terbanyak akan menjadi pemenangnya.

Kira-kira, dari lima permainan tradisional tadi mana ya yang cocok dijadikan ide serial seperti Squid Game? Apakah kamu pernah bermain permainan tersebut? Nah, tidak ada salahnya juga sesekali menjajal permainan tradisional bareng teman-teman kamu lo! (OL-14)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

dok.humas kemendes

Di HBT ke-72, Gus Halim : Transmigrasi Tidak Bisa Dilepaskan dari Spiritualitas

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:55 WIB
MENDES PDT Abdul Halim Iskandar menyatakan Program Transmigrasi tidak bisa dilepaskan dari...
AFP

14.490 Rumah Rusak Akibat Gempa di Cianjur akan Direhabilitasi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:40 WIB
Sebanyak 14.490 rumah yang terdata kerusakannya dan telah diverifikasi oleh BNPB akan dilakukan rekontruksi pascagempa Cianjur Jawa...
dok.ist

Tips Pemimpin Masa Kini Versi Ganjar Kepada Ratusan Anak Muda

👤Haryanto 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:21 WIB
DEWASA ini para pejabat pemerintahan maupun pemimpin harus sensitif terhadap apa yang diinginkan masyarakat, termasuk kalangan generasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya