Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI 2026, antusiasme industri gim mencapai puncaknya dengan kehadiran judul raksasa seperti Grand Theft Auto 6. Namun, di tengah dominasi gim live-service yang kian menjamur, para pemain mulai merindukan pengalaman single-player yang berfokus pada cerita kuat dan mekanisme unik. Momen ini menjadi waktu yang sangat tepat bagi beberapa franchise legendaris untuk kembali ke panggung utama.
1. Infamous
Sudah lebih dari satu dekade sejak Infamous Second Son (2014) memukau para gamer.
Dengan tren kekuatan super yang masih tinggi, penggemar menanti petualangan baru dengan sistem moralitas yang bisa memanfaatkan kecanggihan perangkat keras PlayStation terbaru.
2. Lost Planet
Lost Planet adalah seri unik yang berhasil memadukan third-person shooting dengan mekanisme bertahan hidup di tengah suhu planet ekstrem yang membeku.
Setelah absen 13 tahun, survei terbaru dari Capcom mengenai potensi remaster memberikan harapan baru bagi kembalinya seri ini.
3. Titanfall
Sejak Titanfall 2 (2016) dirilis, seri ini seolah dianaktirikan demi kesuksesan Apex Legends. Padahal, mekanisme pertempuran robot Titan dan gerakan parkour yang cair tetap tak tertandingi di genre FPS.
Mendekati ulang tahunnya yang ke-10, tahun 2026 adalah momen krusial bagi Respawn untuk mengumumkan seri ketiga guna membayar kerinduan komunitas setianya.
4. Devil May Cry
Meski ada versi mobile, penggemar tetap mendambakan sekuel utama setelah suksesnya DMC 5 tujuh tahun lalu.
Dengan selesainya proyek Dragon's Dogma 2, kini waktu yang tepat bagi sutradara Hideaki Itsuno untuk kembali ke dunia Dante.
5. NieR
Setelah NieR: Automata meledak di pasar global, belum ada entri baru selain gim mobile yang kini telah ditutup.
Rumor mengenai pengumuman besar di perayaan ulang tahun ke-9 Automata memicu spekulasi tinggi. Penggemar berharap adanya sekuel atau spin-off yang mampu membawa narasi filosofis khas Yoko Taro kembali ke layar lebar tahun ini.
6. Ace Attorney
Meskipun Capcom rajin merilis paket remaster, entri orisinal terakhir dari petualangan pengacara fenomenal ini sudah dirilis sejak 2017.
Karakter-karakter ikonik dengan humor cerdas serta drama ruang sidang yang menegangkan sangat dirindukan.
Tahun 2026 dianggap waktu yang pas untuk sebuah kebangkitan modern dengan kasus-kasus yang lebih segar.
7. Beyond Good and Evil 2
Diumumkan pertama kali pada 2008, game ini terjebak dalam "neraka pengembangan" yang panjang. Mendekati peringatan 20 tahun sejak pengumuman awalnya, tahun 2026 diharapkan membawa trailer baru atau kepastian jendela rilis.
8. Killzone
Dengan nuansa fiksi ilmiah militer yang kelam, Killzone bisa menjadi alternatif segar di tengah dominasi Call of Duty. Setelah terakhir kali muncul di awal era PS4, pengumuman seri baru di 2026 bisa menjadi tajuk utama bagi masa depan konsol PlayStation.
9. The Wolf Among Us 2
Meski didera rumor pembatalan, sekuel dari Telltale Games ini masih sangat dinanti. Setelah siklus produksi selama 9 tahun, penggemar berharap tahun 2026 membawa kejelasan mengenai nasib detektif Bigby Wolf.
10. The Evil Within
Seri horor psikologis garapan Shinji Mikami ini memiliki potensi besar untuk kembali, terutama setelah akuisisi Tango Gameworks oleh Krafton. Kesuksesan game horor modern seperti Alan Wake 2 membuktikan bahwa pasar masih sangat meminati genre ini. (YouTube/360 GAMER/Z-1)
Charitra Chandran akan memerankan Nefertari Vivi, karakter ikonik One Piece yang diperkenalkan sebagai pemburu bayaran berambut biru dengan masa lalu rahasia.
Musim final serial The Boys dijadwalkan tayang perdana secara global pada 8 April 2026.
Memulai debut layar lebarnya melalui Harry Potter and the Goblet of Fire pada 2005, Katie Leung mengaku bahwa saat itu ia berada dalam posisi yang sangat rentan.
Episode pembuka ini tidak hanya menampilkan persaingan bakat, tetapi juga menyoroti proses pembelajaran, pengembangan karakter, hingga sisi emosional para trainee.
Melalui serial Samuel, WeTV berupaya menyajikan dimensi baru dari drama remaja yang tidak hanya menonjolkan aspek romansa.
Anime Nippon Sangoku menggambarkan kondisi Jepang yang hancur akibat perang nuklir, bencana alam, dan korupsi pemerintahan yang sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved