Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Anime Militer Strategis Nippon Sangoku akan Tayang di Prime Video Mulai 5 April

Basuki Eka Purnama
09/3/2026 16:26
Anime Militer Strategis Nippon Sangoku akan Tayang di Prime Video Mulai 5 April
Poster serial anime Nippon Sangoku(MI/Dok Prime Video)

PLATFORM streaming Prime Video resmi mengumumkan penayangan serial anime yang sangat dinantikan, Nippon Sangoku: The Three Nations of the Crimson Sun. 

Mengambil latar Jepang di masa depan yang terpecah, anime ini dijadwalkan tayang perdana pada 5 April 2026. Episode baru akan dirilis setiap minggu secara eksklusif di Prime Video untuk lebih dari 240 negara dan wilayah di luar Jepang.

Diadaptasi dari manga populer karya Ikka Matsuki, Nippon Sangoku menggambarkan kondisi Jepang yang hancur akibat perang nuklir, bencana alam, dan korupsi pemerintahan yang sistemik. 

Runtuhnya peradaban modern memaksa negara tersebut terbagi menjadi tiga kekuatan besar yang saling bertikai demi supremasi tertinggi.

Di tengah kekacauan ini, muncul sosok Aoteru Misumi. Berawal dari pejabat pemerintah daerah biasa, Misumi bertekad menyatukan kembali Jepang. 

Mengandalkan pengetahuan luas dan kemampuan retorika yang luar biasa, ia mulai menapaki puncak kekuasaan sebagai ahli strategi militer jenius.

Kolaborasi Studio Kafka dan Sutradara Kazuaki Terasawa

Visualisasi dunia distopia ini dipercayakan kepada Studio Kafka, yang sebelumnya dikenal lewat The Ancient Magus' Bride Season 2. Kursi sutradara diisi oleh Kazuaki Terasawa, yang menjanjikan perpaduan unik antara estetika masa lalu dan visi masa depan.

"Anime ini berlatar belakang di Jepang pada 100 tahun mendatang, ketika peradaban kembali mundur ke era Meiji akibat revolusi yang penuh kekerasan. Saya berharap penonton dapat menikmati kisah di mana masa depan dan masa lalu bertemu dalam satu gambaran," ujar Terasawa dalam keterangan resmi.

Senada dengan sutradara, kreator manga asli Ikka Matsuki menjelaskan bahwa karyanya banyak terinspirasi dari periode Three Kingdoms dalam sejarah Tiongkok. 

Ia menganalogikan versi anime ini sebagai bentuk romansa yang menghidupkan data sejarah di manganya.

"Jika manga aslinya saya anggap sebagai 'catatan sejarah resmi', anime ini adalah 'romansanya' yang menghidupkannya kembali melalui penyutradaraan yang dinamis, visual penuh warna, serta performa kuat para pengisi suara," ungkap Matsuki.

Komitmen Konten Global

Kehadiran Nippon Sangoku mempertegas ambisi Amazon MGM Studios dalam memperkuat lini konten anime berkualitas tinggi di pasar global. 

Nicole Clemens, Vice President of International Originals Amazon MGM Studios, menyatakan antusiasmenya terhadap proyek ini.

"Kami berkomitmen menjadikan Prime Video sebagai destinasi bagi lebih banyak pelanggan untuk menikmati konten anime berkualitas tinggi dengan penceritaan khas yang mampu memikat penonton global," tutur Clemens.

Selain narasi politik yang kuat, anime ini juga didukung oleh talenta papan atas seperti Teruko Utsumi sebagai penata alur seri dan Takahiko Abiru sebagai pengarah animasi utama. 

Lagu pembuka berjudul Hidane akan dibawakan oleh musisi Tatsuya Kitani, menambah daya tarik bagi para penggemar musik J-Pop dan anime di seluruh dunia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya