Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Prime Video Perkuat Dominasi Genre Kriminal Lewat Rangkaian Crime on Prime di 2026

Basuki Eka Purnama
09/3/2026 07:01
Prime Video Perkuat Dominasi Genre Kriminal Lewat Rangkaian Crime on Prime di 2026
Cuplikan adegan dari season 2 serial Cross(MI/Dok Prime Video)

MENGAWALI tahun 2026, Prime Video resmi meluncurkan rangkaian tayangan bertajuk Crime on Prime. Program ini menghadirkan sederet adaptasi karya penulis terlaris dunia, mulai dari James Patterson, Patricia Cornwell, Sir Arthur Conan Doyle, hingga Catherine Ryan Howard, yang sekaligus mengukuhkan posisi platform ini sebagai destinasi utama konten kriminal premium global.

Kembalinya Sang Detektif Ikonik

Musim Crime on Prime dibuka dengan kembalinya seri thriller kriminal populer, Cross. 

Diadaptasi dari karakter ciptaan James Patterson, musim kedua ini kembali dibintangi Aldis Hodge sebagai Alex Cross. Kali ini, ketegangan meningkat saat sang detektif harus memburu seorang vigilante kejam yang menargetkan para miliarder korup.

Kesuksesan Cross bukan tanpa alasan. Musim pertamanya tercatat berhasil meraih lebih dari 40 juta penonton global hanya dalam 20 hari pertama penayangan, menjadikannya salah satu seri terobosan paling signifikan bagi Prime Video.

Misteri dalam Balutan Romansa: 56 Days

Setelah aksi menegangkan Alex Cross, penonton akan disuguhi serial terbaru berjudul 56 Days. 

Diadaptasi dari novel karya Catherine Ryan Howard, seri ini dibintangi oleh Dove Cameron sebagai Ciara dan Avan Jogia sebagai Oliver.

Alur ceritanya tergolong unik dengan memainkan garis waktu yang bergantian antara romansa gairah pasangan muda tersebut dengan investigasi mencekam. 

Konflik memuncak saat sesosok jasad ditemukan membusuk di apartemen Oliver tepat 56 hari setelah mereka bertemu. 

Dibantu oleh karakter Inspektur Lee Reardon (Karla Souza) dan Inspektur Karl Connolly (Dorian Missick), seri ini mengajak penonton memecahkan teka-teki: siapa sebenarnya yang membunuh siapa?

Reinterpretasi Klasik: Young Sherlock dan Scarpetta

Pada 4 Maret, Prime Video juga menghadirkan interpretasi baru atas karakter legendaris karya Sir Arthur Conan Doyle melalui Young Sherlock. 

Di bawah arahan kreatif Guy Ritchie, Sherlock Holmes ditampilkan sebagai sosok muda yang karismatik dan penuh semangat pemberontakan dalam kasus investigasi pertamanya yang melibatkan konspirasi lintas negara.

Produksi ini didukung oleh jajaran pemeran ternama, termasuk Hero Fiennes Tiffin sebagai Sherlock Holmes, Dónal Finn sebagai James Moriarty, hingga aktor senior Colin Firth dan Joseph Fiennes.

Melengkapi rangkaian ini, aktris Nicole Kidman akan tampil mendalam sebagai dokter forensik dalam adaptasi novel Scarpetta karya Liz Sarnoff yang dijadwalkan tayang pada 11 Maret. 

Kidman memerankan Dr Kay Scarpetta, seorang ahli forensik yang bertekad mengungkap identitas pembunuh berantai sekaligus membuktikan bahwa kemampuannya tetap tajam meski telah berkarier selama 28 tahun.

Komitmen Konten Berkualitas

Melalui deretan tayangan ini, Prime Video menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kisah-kisah berkualitas dunia, mulai dari thriller psikologis hingga kisah detektif klasik. 

Seluruh rangkaian Crime on Prime tersedia bagi member Prime di lebih dari 240 negara dan wilayah di seluruh dunia, menawarkan kedalaman genre kriminal dengan dukungan talenta terbaik di industri film saat ini. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya