Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Digelar di Graha Bhakti Budaya, Jakarta, pada Minggu (25/1/2026), konser ini sukses menyedot perhatian sekitar 2.000 penonton yang terbagi dalam dua sesi pertunjukan. Antusiasme publik yang luar biasa terlihat dari tiket yang ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
Di bawah tongkat konduktor Maestro Avip Priatna, JCO berkolaborasi dengan hampir 200 musisi dan penyanyi lintas generasi, termasuk Batavia Madrigal Singers (BMS), The Resonanz Children’s Choir (TRCC), serta TRCC Serunai.
Pertunjukan dibuka dengan megah lewat lantunan Crescent Moon Dance dari anime Hibike! Euphonium yang menghadirkan suasana sinematik sejak nada pertama. Atmosfer nostalgia semakin terasa saat Melody Kirei Alam membawakan lagu Rose dari anime NANA dengan vokal yang ekspresif.
Kejutan visual turut mewarnai panggung saat trio Adam Novarin, Andreas Tamba, dan Leonardo Imanuel membawakan Snowy Fairy dariFairy Tail lengkap dengan kostum khas karakter anime tersebut.
Tidak ketinggalan, Magnif Silitonga memukau audiens lewat permainan biola yang intens dalam lagu Ue dari anime Haikyuu!!.
Memasuki paruh kedua, suasana berubah menjadi lebih hangat dengan kehadiran TRCC Serunai yang tampil lincah membawakan lagu pembuka Crayon Shin-chan. Momen ini memicu nyanyian spontan dari penonton berbagai usia, menciptakan ruang berbagi kenangan kolektif yang cair.
Salah satu tantangan teknis terbesar dalam konser ini adalah lagu Kaikai Kitan (Jujutsu Kaisen). Avip Priatna mengungkapkan bahwa lagu tersebut hampir dicoret karena tingkat kesulitan lirik bahasa Jepang yang sangat cepat.
Namun, berkat kemampuan Hadar Satya Purusa yang berhasil menghafal seluruh lirik, lagu tersebut tetap dibawakan secara solo dengan dukungan choir dan menjadi salah satu sorotan utama.
Puncak kemeriahan terjadi saat lagu kejutan Blue Bird dari Naruto berkumandang. Seluruh gedung seketika benderang oleh cahaya light stick yang diayunkan penonton secara serempak.
Konser akhirnya ditutup dengan sesi encore lagu Butterfly dari Digimon, dengan seluruh penonton berdiri dan bernyanyi bersama (standing applause) dalam suasana penuh emosional.
Avip Priatna menegaskan komitmennya untuk terus menyuguhkan variasi musik anime yang segar.
"Setiap kali kami menggelar Anime Symphony, selalu terasa bahwa masih begitu banyak lagu anime yang belum sempat dibawakan. Karena itu, di setiap konser kami selalu berusaha menghadirkan playlist yang baru, yang paling spesial, dan yang paling sesuai dengan audiensnya," ungkapnya.
Selain sebagai ajang musikal, konser ini juga menjadi wadah bagi komunitas penggemar untuk berekspresi, yang terlihat dari banyaknya penonton yang hadir mengenakan kostum cosplay favorit mereka. (Z-1)
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Lagu PadaMu Kubersujud dari Melisa Darusman lahir dari tempat yang paling sunyi dalam diri, sebuah ruang tempat manusia tidak lagi memiliki kata-kata, dan yang tersisa hanyalah kepasrahan.
Inspirasi lagu 1000x berangkat dari keresahan Ghea Indrawari terhadap fenomena sosial yang ia amati belakangan ini.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sony menghadirkan LinkBuds Clip dengan desain terbuka dan WF-1000XM6 dengan peredam kebisingan canggih. Dua earbud untuk pengalaman audio berbeda.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
ANGGOTA grup SNSD, Seohyun, segera menjajal panggung musik klasik sebagai pemain biola solo. Penampilan spesial ini dijadwalkan berlangsung dalam konser di Seoul.
Pada babak I, Jakarta Sinfonietta menampilkan karya baru komponis muda Indonesia, Andhanu Candana, Symphonic Miniature No 3.
"A Musical Remembrance" merupakan penghargaan kepada Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA yang telah berperan sebagai Pembina OSUI Mahawaditra selama 31 tahun.
Nadin menjadi Nadin, serupa peri yang menari bebas di taman bunga, celoteh yang receh, sapaan yang puitis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved