Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP anak bangsa harus mampu merajut kebhinekaan dalam upaya pelurusan sejarah dari para pahlawan agar mampu mewarisi nilai-nilai luhur dari para pendahulu bangsa itu untuk mengisi kemerdekaan.
"Dalam memperjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional kita harus melepaskan sekat-sekat kelompok dan golongan. Ini harus menjadi perjuangan kita bersama," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada acara Silaturahmi Kebhinekaan Seluruh Masyarakat Kabupaten Jepara untuk Mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, di Pendopo Kantor Bupati Jepara, Sabtu (5/2).
Hadir pada acara tersebut, Bupati Jepara Dian Kristiandi, Habib Lutfi bin Yahya (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI), Forkompimda Kabupaten Jepara, Tim Ahli Yayasan Dharma Bakti Lestari, para ulama, agamawan lintas agama, akademisi, budayawan dan tokoh masyarakat Jepara.
Menurut Lestari, memperjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional sekaligus bertujuan untuk meluruskan sejarah dari Ratu Jepara di abad ke-15 itu.
Berdasarkan bukti primer yang ditemukan Tim Kajian Ratu Kalinyamat, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, Ratu Kalinyamat mampu membentuk aliansi dengan sejumlah kerajaan di Nusantara untuk melawan Portugis dengan membangun poros maritim. Satu upaya yang melampaui zamannya.
Nilai-nilai perjuangan yang ditunjukkan Ratu Kalinyamat di abad ke-15 itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu diwariskan kepada anak bangsa di masa kini untuk menjawab tantangan di masa datang.
Baca juga : Madrasah Digital Bukan Semata Tuntutan Zaman
Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Lutfi bin Yahya mengajak seluruh anak bangsa melakukan upaya-upaya luar biasa untuk mengungkap mutiara-mutiara sejarah Nusantara yang terpendam selama ini.
Nilai-nilai luhur yang diwarisi oleh para pendahulu bangsa itu, menurut Habib Lutfi, mampu untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air dan bangsa dalam mewujudkan nasionalisme yang kuat.
"Tetapi kalau kita 'kepaten obor'(obornya mati), karena tidak peduli lagi dengan sejarah bangsa sendiri, kita akan kesulitan menjawab tantangan di masa datang," ujar Habib Lutfi.
Situs peninggalan sejarah harus dilindungi, tegasnya, karena di antara peninggalan itu tersimpan bukti-bukti kejayaan bangsa Indonesia.
Pada acara tersebut, hasil kajian tentang Kepahlawanan Ratu Kalinyamat dari Tim Ahli Yayasan Dharma Bakti Lestari diserahterimakan kepada Bupati Jepara, Dian Kristiandi, sebagai bagian dokumen dalam proses administrasi pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional. (RO/OL-7)
A. Yudha Permana, cucu M.J Soeoed berkeinginan untuk mengangkat tokoh nasional ini ke permukaan agar dikenal secara nasional.
PEMERINTAH Kota Semarang terus mendorong pengukuhan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.
Gelar Pahlawan Nasional yang diterima kedua tokoh tersebut merupakan kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan mereka.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Bersenjata kepada Tuan Rondahaim Saragih pada 10 November 2025.
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
POLISI memeriksa pemilik usaha dalam kasus tewasnya 5 warga setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan di Jepara. Korban miras oplosan bertambah
Kepolisian Jepara juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus minuman keras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Predator seksual asal Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Safiq, 21, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara untuk kembali disidangkan.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved