Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

5 Orang Tewas dan 1 Dirawat setelah Menenggak Minuman Keras Oplosan di Jepara

Akhmad Safuan
10/2/2026 17:47
5 Orang Tewas dan 1 Dirawat setelah Menenggak Minuman Keras Oplosan di Jepara
Kafe yang menjadi tempat berlangsungnya pesta miras oplosan di Jepara menewaskan 5 orang kini dipasang police line.(MI/Akhmad Safuan)

SEBANYAK 5 orang tewas dan 1 lainnya dirawat di rumah sakit, setelah melakukan pesta minuman keras di sebuah kafe semi karaoke di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (10/2) Kabupaten Jepara kembali digenparian peristiwa meninggalnya 5 warga dan 1 dirawat di rumah sakit, setelah menggelar pesta minuman keras oplosan di kafe semi karaoke di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara Minggu (8/2).

Kepolisian Jepara juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus minuman keras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi dalam peristiwa tersebut. "Masih kita lakukan penyelidikan kasus ini, dari mulai korban, saksi hingga jenis minuman oplosan itu," kata Kepala Polres Jepara AKBP Hadi Kristanto.

Sementara itu di lokasi kafe atau tempat karaoke dikonsep seperti tempat tongkrongan sederhana yang berlokasi di dalam perkampungan terlihat sepi,  bangunan panjang berada di belakang rumah warga hanya berisi jeja dan kursi diperkirakan telah beroperasi sejak beberapa tahun.

Menurut sejumlah warga sekitar, peristiwa kematian 5 orang tersebut berawal setelah 6 orang melakukan minum minuman beralkohol oplosan racikan pada, Minggu (8/2) siang dengan salah satunya menjadi peracik, tidak ditemukan  ada tanda-tanda ganghuam kesehatan atas reaksi korban setelah semuanya menjajal minuman oplosan tersebut.

Namun pada, malam harinya 1  orang warga Bulungan, Kecamatan Pakis Aji dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia dan kejadian berlanjut Senin (9/2) pagi hingga malam hari ada 3 korban lagi meninggal, disusul 1 orang lagi meninggal pada Selasa (10/2) pagi dan masih ada 1 orang dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Ttempat tersebut sudah cukup lama dijadikan sebagai tempat karaoke dan tongkrongan sembari minum-minuman beralkohol, pengelola menyediakan minuman berakohol yang dijual dengan model gelasan," ujar seorang sumber.

Saksi lainnya mengungkapkan dari korban yang meninggal dan dirawat semuanya meminum minuman beralkohol yang diracik salah seorang korban berinisial E menjadi minuman oplosan, korban ada yang meninggal di rumah sakit tetapi ada yang di rumahnya sendiri. "Enam orang ini tidak satu kelompok, datang sendiri-sendiri dan bertemu di waktu bersama," tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya