Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 6.783 orang (2.136 keluarga) terdampak, 49 unit rumah rusak, dan 3.009 hektare sawah terendam banjir.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (13/1) bencana hidrometeorologi tidak hanya terjadi di Kabupaten Kudus dan Pati. Akibat cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga saat ini sejumlah bencana seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung juga masih terjadi di Kabupaten Jepara.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, dalam 4 hari terakhir bencana hidrometeorologi di daerah berada di bagian utara Jawa Tengah ini tidak hanya mengakibatkan sebanyak 6.783 orang (2.136 keluarga) terdampak, 49 unit rumah rusak dan 3.009 hektare sawah terendam banjir.
Bencana hidrometeorologi tercatat yakni banjir 17 peristiwa, tanah longsor 18 peristiwa dan angin puting beliung 24 peristiwa. Bencana yang terjadi sejak Jumat (9/1) lalu tersebut cukup merata di sejumlah kecamatan di Jepara seperti Keling, Donorojo, Kalinyamatan, Nalumsari, Mayong, Bangsri, Tahunan dan Kembang,
"Desa Tempur, Kecamatan Keling merupakan kawasan terparah karena terjadi banjir dan longsor, bahkan 3.522 jiwa (1.445 keluarga) warga sempat terisolasi selama 3 hari," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo, Selasa (13/1).
Menghadapi berbagai bencana terjadi di Jepara ini, ungkap Witiarso Utomo, telah diambil langkah sejumlah penanganan darurat terutama di Desa Tempur yakni membuka akses jalan dan membuat jalur darurat karena ada ribuan warga terisolasi. Pihaknya pun segera mendistribusikan bantuan dan membuat dapur umum serta memperbaiki infrastruktur yang rusak.
Selain itu untuk penanganan bencana hidrometeorologi itu, menurut Witiarso Utomo, Pemerintah Kabupaten Jepara juga telah menyiapkan anggaran melalui pos Biaya Tak Terduga (BTT) sebesar Rp5 miliar. "Diharapkan cuaca segera membaik, sehingga segera dapat melakukan perbaikan secara permanen," imbuhnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto secara terpisah mengatakan selain langkah penanganan darurat di Desa Tempur, Kecamatan Keling tersebut, di sejumlah kecamatan lainnya penanganan untuk warga terdampak bencana juga dilakukan secara serempak.
"Kita siapkan sejumlah dapur umum dan lokasi pengungsian, seperti banjir di Desa Ketilengsingolelo, Kecamatan Welahan setinggi 1,5 meter akibat meluapnya Sungai Serang Wulan Drainase (SWD) II," ujar Arwin Noor Isdiyanto. (AS/E-4)
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Hujan ekstrem di Depok menyebabkan 16 makam di TPU Muara Benda longsor ke Kali Ciliwung. Pemkot Depok segera pindahkan jenazah untuk cegah hanyut.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved