Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bahlil Lahadalia Doakan Penolak Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional untuk Ikhlas

Rahmatul Fajri
15/11/2025 10:57
Bahlil Lahadalia Doakan Penolak Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional untuk Ikhlas
Anak Jenderal Besar TNI Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana (kedua kanan), Siti Hediati Hariyadi (kanan) dan Bambang Trihatmodjo (kiri) berfoto saat menghadiri upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).(ANTARA/Hafidz Mubarak A)

KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mendoakan orang yang masih menolak gelar pahlawan nasional untuk Presiden ke-2 RI Soeharto untuk ikhlas. 

Bahlil menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.

"Kalau ada yang masih belum mau ikhlaskan. Saya doakan, mudah-mudahan mereka bisa ikhlaskan. Kalau tidak ikhlas lagi, salat terus yang Muslim, yang Kristen ke gereja, yang Hindu, Buddha ke tempat ibadah masing-masing agar mendapat rahmat dari Allah SWT," kata Bahlil di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (14/11).

Bahlil mengakui ada pihak yang tidak setuju dengan pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto. Namun, ia menyebut Soeharto juga berjasa untuk bangsa Indonesia selama menjabat sebagai presiden. 

Bahlil pun berterima kasih atas keputusan pemerintah yang memberikan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. 

"Kami dari DPP Partai Golkar mengucapkan banyak terima kasih yang setulus-tulusnya dari seluruh kader Partai Golkar, dari Sabang sampai Merauke kepada pemerintah, dalam hal ini Bapak Presiden Prabowo, yang telah menganugerahkan pahlawan kepada Pak Harto," ucap Bahlil.

Sebelumnya, Prabowo memberi gelar pahlawan kepada 10 tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025. 

Selain Soeharto, beberapa nama yang mendapat gelar pahlawan, di antaranya Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Mochtar Kusumaatmadja, Rahmah El Yunusiyah, Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Syaikhona Kholil Bangkalan, Tuan Rondahaim Saragih, dan Zainal Abidin Syah. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik