Kamis 01 Juli 2021, 19:34 WIB

Indonesia Terima Bantuan Rp836 M dari Australia untuk Beli Vaksin

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Indonesia Terima Bantuan Rp836 M dari Australia untuk Beli Vaksin

ANTARA/Muhammad Iqbal
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

 

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Indonesia mendapat bantuan sebesar 77 juta dolar Australia atau sekitar sekitar Rp836 miliar untuk pembelian vaksin. Namun, alokasi dosis vaksin untuk Indonesia belum terealisasi sampai saat ini.

"Pemerintah Australia mau mendonasikan 77 juta dolar Australia untuk vaksin. Memang vaksin belum dapat karena memesannya lewat Covax," ucap Budi saat konferensi pers PPKM Darurat secara virtual, Kamis (1/7).

Selain Australia, Indonesia juga akan menerima jutaan dosis vaksin covid-19 dari dua negara lainnya dalam bentuh hibah. Misalnya saja, Jepang yang memberikan 2,1 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Selain Jepang, Australia juga dilaporkan akan memberikan 10 juta vaksin AstraZeneca. Lalu, dari Amerika Serikat akan menghibahkan empat juta dosis vaksin Moderna.

Baca juga: Kemenkes Percepat Target Vaksinasi Hingga 70% di Zona Merah

"Terima kasih Jepang dengan 2,1 juta (dosis vaksin) AstraZaneca, itu hibah atau donasi dari pemerintah Jepang. Ini bukan yang terakhir, mungkin ada yang lainnya. Untuk Australia juga saya terima kasih atas bantuannnya," ujar Budi.

"Kami juga akan dapat (vaksin) dari Amerika atas arahan Pak Menko (Luhut Binsar Pandjaitan) dapat empat juta dosis vaksin dalam waktu singkat. Jadi, semakin banyak yang kita dapatkan donasi (vaksin) dari luar negeri," tambahnya.

Terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menyatakan, Indonesia telah menerima 998.400 dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca batch pertama dari Jepang.

"Kerja sama ini merupakan hasil nyata dari komunikasi intensif antara menteri luar negeri Indonesia dengan menteri luar negeri Jepang selama ini. Indonesia berterimakasih karena telah bersedia berbagi dan mendukung secara konkret penanganan pandemi di Indonesia," tuturnya.

Kedatangan vaksin ini merupakan batch pertama dari dua batch pengiriman yang direncanakan. Total vaksin Astrazeneca yang dimiliki Indonesia menjadi 9.226.800 dosis. Secara keseluruhan jumlah vaksin yang ada di Tanah Air jika dikonversikan menjadi vaksin jadi telah menjadi hampir 100 juta dosis. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Pemerintah Wajbkan Penumpang Dari Luar Negeri Tes PCR di Bandara

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 19 September 2021, 09:28 WIB
BANDARA Soekarno-Hatta (Soeta), mewajibkan penumpang dari luar negeri jalani tes PCR mulai hari ini, Minggu...
MI/Ardi T H

UGM Luncurkan Beasiswa Dato Dr. Low Tuck Kwong-PYC

👤Ardi T Hardi 🕔Minggu 19 September 2021, 07:20 WIB
 DARI donasi Dato Dr.Low Tuck Kwong Rp50 miliar sebagai dana Abadi untuk dikelola UGM agar dapat memberikan beasiswa bagi mahasiswa...
Antara

Nilai Literasi Digital Indonesia 3,47 Poin, Ini Artinya

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 19 September 2021, 07:00 WIB
Indonesia mencatatkan nilai literasi digital 3,47 dari skala 1-4 atau...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya