Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Masdalina Pane mengungkapkan pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap regulasi pencegahan masuknya varian baru covid-19 dari luar negeri. Hal tersebut menjadi salah satu poin penting untuk memperbaiki kondisi covid-19 di Indonesia saat ini.
"Beban kita saat ini menjadi double burden karena masuknya varian baru yang lebih menular. Semua varian baru yang ada di Indonesia saat ini berasal dari luar. Untuk itu pemerintah harus melakukan evaluasi terharap regulasi cegah tangkal varian baru dari pelaku perjalanan luar negeri. Agar varian lain tidak akan masuk lagi ke Indonesia," kata Masdalina di kanal YouTube BNPB, Kamis (17/6).
Baca juga: Epidemiolog: Fasilitas Kesehatan Nasional Akan Kolaps dalam 2 Minggu
Ia menyatakan, menjaga negara dari mutasi menjadi poin penting dalam pengendalian covid-19. Pasalnya, ia mengingatkan bahwa virus tidak mengenal batas geografis dan administratif.
"Batasi mobilitas warga. Itu yang menjadi hal krusial," tegasnya.
Dalam hal ini, Masdalina tidak memungkiri bahwa pengendalian ekonomi bisa sejalan dengan pengendalian kesehatan. Hal tersebut harus dilakukan secara sistematis. Misalnya, katanya, menertibkan masyarakat yang melakukan karantina di rumah. Dengan demikian tidak perlu ada penutupan kota secara keseluruhan.
Selain itu, dari sisi pariwisata, pemerintah juga bisa membuat syarat-syarat yang ketat bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan wisata.
Baca juga: Waspada DBD, Hingga Juni Tercatat 16.320 kasus dan 147 Kematian
"Misalnya saja untuk wisata ke Bali. Pemerintah bisa membuat peraturan yang ketat dan melakukan pembatasan sehingga tidak semua orang bisa pergi ke Bali. Mereka harus memenuhi persyaratan. Semua harus patuh. Hanya dengan itu ekonomi bisa berdenyut dan pengendalian bisa kita lakukan," urainya.
Namun demikian, regulasi yang kuat tentunya tidak akan menghasilkan apa-apa jika penerapannya kendor di lapangan. Untuk itu, dibutuhkan juga pemantauan ketat agar hasil yang dituai sejalan dengan rencana pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama lepas dari covid-19.
"Terkadang masayrakat bisa mencari celah dari regulasi. Pengawasan di lapangan dibutuhkan untuk memantau apakah reglasi kita dilaksanakan dengan baik. Itulah tugas satgas, TNI Polri agar regulasi bisa ditetapkan sebagaiamana yang diinginkan," pungkas Masdalina. (H-3)
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
PENGUATAN sistem karantina merupakan bagian dari pertahanan nonmiliter untuk menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dengan teknologi yang berkembang pesat, pengembangan sistem informasi dan penggunaan artificial intelligence merupakan hal yang mutlak harus dikembangkan.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved