Kamis 27 Mei 2021, 10:00 WIB

Pater Otto Harap Pastor Katolik Bisa Berkati Pernikahan LGBT

Gabriel Langga | Humaniora
Pater Otto Harap Pastor Katolik Bisa Berkati Pernikahan LGBT

MI/Gabriel Langga
Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STFK) Ledalero, Dr Pater Otto Gusti Ndegong Madung.

 

KETUA Sekolah Tinggi Filsafat (STFK) Ledalero, Dr Pater Otto Gusti Ndegong Madung berharap pastor-pastor Katolik diberikan kewenangan untuk memberkati pernikahan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Alasannya, ungkap Pater Otto, dalam sejarah gereja Katolik pernah keliru dengan kasus Galileo Galilei. Dimana dulu gereja Katolik menilai pusat alam semesta itu ada pada bumi. Namun, dalam penelitian sains yang dilakukan oleh Galileo Galilei, ia mengatakan pusat alam semesta itu matahari.

Hasil penelitian Galileo Galilei ini, ungkap Pater, bertentangan dengan gereja Katolik. Galileo dihukum karena gereja Katolik sama sekali tidak merasa senang dengan pandangan tersebut

"Baru di tahun 1992 ketika itu, Paus Yohanes Paulus II pun meminta maaf dan gereja Katolik memberikan pengampunan dan menerima kembali Galileo Galilei menjadi anggota gereja," ungkap Pater Otto kepada mediaindonesia.com, Kamis (27/5) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Selain itu kata dia, gereja Katolik juga pernah keliru soal kasus Dawkins Menurut gereja Katolik bahwa manusia dan alam semesta diciptakan dalam enam hari yang tertuang dalam kitab Kejadian. Namun, Dawkins pun membantah pernyataan gereja Katolik itu dengan menyatakan dalam teori evolusi telah membuktikan tidak ada Tuhan sehingga ia harus dihukum oleh gereja Katolik ketika itu. Tetapi kemudian, gereja Katolik akhirnya mengakui bahwa teori evolusi oleh Dawkins itu benar dan apa yang dikisahkan dalam kitab Kejadian itu hanya mitos.

Menurut Pater, LGBT kerap mendapatkan kekerasan dan diskriminasi. Karena itu, dia berpikir gereja Katolik harus berpihak kepada mereka. Namun, secara sakramen pernikahan, gereja Katolik di Roma belum berpihak kepada kaum LGBT. Meski Paus Fransiskus menegaskan bahwa agar kita menghargai LGBT dengan memperlakukan mereka sebagai saudara dan saudari kita.

"Dari penjelasan saya diatas tadi, bahwa gereja Katolik juga pernah keliru. Jadi saat ini kita perlu dorong secara sakramen pernikahan di gereja Katolik sehingga mereka LGBT itu juga kedepannya bisa diberkati pernikahan oleh para Pastor Katolik," ujar Pater Otto.(OL-13)

Baca Juga: Unggahan pro-Palestina Dihapus, Facebook Panen Kecaman

Baca Juga

MI/HO

Masyarakarat dan Pengelola Berkolaborasi Lindungi Populasi dan Habitat Pari Mantra

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 00:22 WIB
Potensi mengenai populasi pari manta dan habitat mereka di kawasan ini masih belum banyak...
Dok Dompet Dhuafa

Kolaborasi Dompet Dhuafa-Lotte Mart di Tebar Hewan Kurban

👤Media Indonesia 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:55 WIB
KOLABORASI program tebar hewan kurban (THK) yang digaungkan Dompet Dhuafa bersama Lotte Mart memasuki tahun...
MI/ANTON

UI Raih Penghargaan Tertinggi Liga PTN BH

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 22:05 WIB
IKU merupakan ukuran kinerja baru bagi perguruan tinggi untuk mewujudkan perguruan tinggi yang adaptif dengan berbasis luaran lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya