Minggu 23 Mei 2021, 19:49 WIB

KPAI: Korban Kekerasan Seksual Berhak Pemulihan Hingga Tuntas

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
KPAI: Korban Kekerasan Seksual Berhak Pemulihan Hingga Tuntas

Antara
Sejumlah aktivis melakukan unjuk rasa dalam peringatan Hari Perempuan Internasional.

 

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai masih kurangnya pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi di sekolah. Hal ini menjadi salah satu faktor tingginya angka kekerasan seksual.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkapkan adanya hambatan yang harus dihilangkan dalam pendidikan seksual di Indonesia. Salah satunya, anggapan tabu terhadap pendidikan tersebut.

Baca juga: Pelecehan Seksual Daring Akibat Masifnya Aktivitas Ruang Virtual

"Adapun yang menghambat pendidikan seksual masih dianggap bukan budaya timur. Masih malu para orang tua mengajarkan hal tentang bagian reproduksi," tutur Retno kepada Media Indonesia, Minggu (23/5).

Selain itu, penggunaan kata 'penis' masih sering diubah menjadi 'burung' atau 'gajah' oleh orang tua kepada anak-anak. Padahal, hal ini sama saja ketika mengajarkan kata mata, hidung, telinga dan anggota tubuh lainnya.

Dalam konteks kejahatan seksual, pihaknya turut prihatin kepada para korban. Menurut Retno, para korban, khususnya di bawah umur, berhak mendapatkan pemulihan hingga tuntas. Sebab, proses pemulihan membutuhkan waktu cukup panjang.

Baca juga: Anak Disabilitas Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual

"KPAI sangat prihatin atas kasus kekerasan yang terjadi. Menjadi tugas kita semua untuk melindungi anak-anak dari kejahatan seksual," imbuh Retno.

KPAI pun mendorong dinas pendidikan dan Kemendikbud untuk melakukan upaya pencegahan. Seperti, menyelenggarakan pendidikan kesehatan reproduksi sebagai kurikulum standar untuk diajarkan.(OL-11)


Baca Juga

MI/Koresponden

Menko PMK Minta BPJS Kesehatan Optimalkan Pemanfaatan Big Data

👤Atalya Puspa 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:46 WIB
Muhadjir Effendy meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan big data dalam melakukan...
Antara/Yusuf Nugroho.

Ditanya tentang Hukum Maulid Nabi, Imam As-Sakhawi Jawab Begini

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:39 WIB
Dalam kitabnya berjudul al-Ajwibah al-Mardliyyah, juz III, halaman 1116, ulama bermazhab Syafii itu menjawab hal tersebut dengan panjang...
DOK Pribadi.

IndoSterling Technomedia Siapkan Inkubator Entrepreunership Generasi Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:39 WIB
Dalam merespons tantangan era industri 4.0 dan Society 5.0, diperlukan kemampuan yang bersifat aplikatif serta mampu memanfaatkan kemajuan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya