Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiga kasus kekerasan seksual di Bekasi yang terjadi belakangan ini menjadi sorotan publik mengenai masih tingginya ancaman kekerasan seksual terhadap peremuan dan anak. Oleh karenanya, Komnas Perempuan mendesak pengesahan RUU PKS.
"Ketiga kasus ini menunjukkan betapa mendesaknya pengesahan RUU PKS untuk memenuhi hak perempuan remaja korban kekerasan seksual atas keadilannya," Kata Rainy Hutabarat, Komnas Perempuan saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (23/5).
Selain itu pihaknya menilai, kejahatan tersebut merupakan tindak kriminalitas berlapis sehingga tidak bisa hanya dikenakan sanksi UU Perlindungan Anak.
Baca juga: Kasus Siswa Bengkulu, Pengamat Sebut Guru Terlalu Subjektif
"Salah satu korban, bukan hanya menjadi korban pemerkosaan berkali kali, melainkan juga korban perdagangan orang secara daring dengan tujuan seksual," ungkapnya.
Ketiga kekerasan seksual dan tindak kriminalitas berlapis terhadap perempuan remaja yang dilakukan oleh anak anggota DPRD Bekasi, guru masjid dan maling menunjukkan bahwa kota Bekasi sudah masuk tak aman dari kekerasan seksual.
"Hal ini kontradiksi dengan fakta, kota Bekasi 4 (empat) kali berturut-turut terpilih sebagai Kota Peduli HAM pada Peringatan Hari HAM Sedunia, masing-masing tahun 2016, 2017, 2018, dan 2019," Sambung Rainy.
Komnas Perempuan mengingatkan bahwa perempuan remaja korban berhak atas pemulihan psikis, sosial maupun restitusi. Jadi tak cukup menghukum pelaku sementara ketiga perempuan remaja korban menanggung dampaknya sepanjang hidup mereka.
Baca juga: Pakar UGM: Pengendalian Covid-19 Nonobat Efektif Tekan Kasus Baru
Menanggapi adanya hukuman kebiri yang menjadi salah satu hukuman maksimal bagi pelaku, Komnas Perempuan justru tidak setuju, sebab tidak menjamin penghapusan kekerasan seksual dalam masyarakat.
"Pemerkosaan bisa dilakukan tanpa penetrasi penis atau menggunakan benda/alat lain selain penis," Sambungnya.
Untuk mencegah keberulangan maupun menghapus kekerasan seksual, diperlukan langkah-langkah lintas sektoral dan pelibatan masyarakat.
RUU PKS memiliki 6 keunggulan dalam rangka memutus keberulangan dan menghapus kekerasan seksual, di antaranya pelibatan masyarakat dan mencegah kekerasan seksual. Selain penanganan pelaku dengan menghukum pelaku, korban juga memiliki hak atas kebenaran dan pemulihan.
Sebelumnya, tiga kasus kekerasan seksual terhadap perempuan remaja di Bekasi yakni korban, 15. dengan pelaku anak anggota DPRD Bekasi berinisial AT, 21, perempuan remaja murid mengaji, 15, dengan pelaku guru mengajinya, 39, perempuan remaja korban pencuriaan dengan pelaku RTS, 26, dan kawan-kawannya serta tindakan pemerkosaan. (H-3)
Aturan teknis sangat dibutuhkan agar menjadi landasan pembentukan unit pelaksana teknis daerah (UPDT).
Agar kehadiran beleid itu efektif mencegah dan menuntaskan kasus kekerasan seksual di Tanah Air
Sepanjang 2021 terdapat 3.838 kasus kekerasan berbasis gender dilaporkan langsung kepada Komnas Perempuan. Angka itu naik 80% dibandingkan tahun sebelumnya.
PKS merupakan satu-satunya pihak di DPR yang menolak pembahasan RUU PKS
RUU TPKS akan memuat aturan secara terperinci hingga ke aturan hukum beracara untuk melindungi korban kekerasan seksual.
Kemenag sedang menyusun regulasi dalam bentuk Peraturan Menteri Agama dengan mengikuti dinamika dalam penyusunan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved