Selasa 27 April 2021, 21:50 WIB

Cegah Kekerasan Seksual di Kampus,Nadiem Garap Sistem Lapor Daring

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Cegah Kekerasan Seksual di Kampus,Nadiem Garap Sistem Lapor Daring

Ilustrasi
Ilustrasi kekerasan seksual

 

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pihaknya akan segera membuat mekanisme pelaporan kekerasan seksual secara daring atau online.

“Saat ini sedang kita siapkan sistem pelaporan kekerasan seksual. Semuanya dilakukan secara daring dan tentu saja kerahasiaannya akan sangat dijaga. Jangan sampai pelapor malah menjadi korban karena mendapatkan stigma negatif dari masyarakat karena laporannya bocor,” ujar Nadiem dalam “Ngobrol Intim Yang Muda, Yang Berjuang untuk Setara Bersama Mas Menteri” yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan perlindungan tersebut sangat penting. Selain itu, pihaknya juga akan membentuk badan independen di luar perguruan tinggi yang menangani kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi.

“Dalam hal ini yang terpenting adalah partisipasi mahasiswa itu sendiri, untuk mempolisikan dirinya. Kemendikbud akan mendukung dengan membuka beragam saluran pelaporan, sehingga kasusnya tidak mandek hanya di perguruan tinggi tetapi juga pada tingkat kementerian,” kata dia.

Baca juga : ITB Terapkan Perkuliahan Hybrid di Sejumlah Fakultas

Nadiem menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menerbitkan Permendikbud kekerasan seksual. Di dalamnya termuat mekanisme pelaporan, check and balance, partisipasi mahasiswa, penindakan, kampanye publik apa yang boleh dan yang tidak, dan sanksi yang tegas.

“Ini merupakan basis penyempurnaan Pelajar Pancasila, dan harus mendarah daging dan yang menjadi tulang punggung moralitas itu pendidik dan peserta didik,” cetus dia.

Dalam kesempatan itu, Nadiem menegaskan bahwa terdapat tiga dosa dunia pendidikan yakni intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan. Hal itu merupakan gejala dari krisis moral. Kebijakan Merdeka Belajar dapat terus berjalan, jika dunia pendidikan juga merdeka dari tiga dosa tersebut. (Ant/OL-7)

Baca Juga

Antara

BRIN : Indonesia Batasi Masuknya Peneliti Asing karena Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 16 Juni 2021, 16:55 WIB
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  akan melakukan penyesuaian metode riset di masa pandemi covid-19 dengan membatasi mobilitas...
Dok. Pribadi

Alat Swab Test Antigen Panbio Dukung Acara BUMN Muda

👤Ggani Nurcahyadi 🕔Rabu 16 Juni 2021, 16:27 WIB
Selain menjalankan prokes secara ketat, swab antigen sangat penting dilakukan untuk memastikan kondisi para peserta betul-betul aman...
DOK MI/PIUS ERLANGGA

YKPI Luncurkan Buku Panduan Lengkap untuk Pasien Kanker Payudara

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 16 Juni 2021, 15:35 WIB
Ketua YKPI Linda Agum Gumelar menyatakan buku panduan lengkap ini sangat komprehensif, sangat berharga dan bermanfaat bagi setiap kalangan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya