Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mendukung dan mendorong pelaksanaan vaksin Cobid-19 gotong royong yang melibatkan industri dan swasta. Menurutnya, adanya kolaborasi ini bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Hal ini lewat adanya bantuan dari pihak swasta untuk memperluas cakupan dari vaksinasi.
“Vaksin gotong royong ini kita tunggu juga. saya berharap pusat memberikan ruang bagi industri dan swasta untuk bisa vaksinasi mandiri untuk pegawai dan karyawan. Dengan vaksin mandiri oleh perusahaan maka akan sangat membantu pemerintah daerah dan pusat dalam rangka percepatan vaksin ke dalam masyarakat,” kata Ahmed di diskusi secara virtual, Kamis (18/3).
Lebih lanjut dijelaskan, melalui adanya percepatan vaksinasi akan memberikan keyakinan pada masyarakat untuk beraktivitas secara penuh nantinya. Meski tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Pihaknya sendiri di pemerintahan Tangerang, terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) dalam program vaksinasi. Sehingga jika pasokan vaksin terus meningkat, Kabupaten Tangerang sudah siap secara sistem untuk mempercepat vaksinasi.
Upaya ini bisa beriringan dilakukan melalui vaksinasi gotong royong. Menurutnya ini diwujudkan agar efektifitas dari vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan populasi.
“Kami berharap semangat gotong royong dalam memperceat ini kita butuhkan dan informasi dan pegetahuan terhadap proses vaksinasi perlu dijelaskan secara detail dan menyeluruh. Dan kami butuh bantuan. Salah satunya melalui vaksin gotong rotong ini,” jelasnya.
Salah satu upaya gotong royong yang mulai dilakukan adalah dengan melibatkan Grab Indonesia. Melalui Grab Vaccine Cente ini menghadirkan layanan vaksinasi drive-thru dan walk-in.
Mulai dari proses praregistrasi, penjadwalan, dan pengelolaan data vaksinasi memanfaatkan infrastruktur digital dan teknologi GrabHealth dengan dukungan Good Doctor, yang bermitra dengan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi efisien.
“Salah satu permasalahan vaksinasi itu kalau orang datang tanpa skrining bisa memakan waktu. Melalui penggunaan teknoloi, proses, inovasi ini sangat penting. Tugas pemerintah yang berat inilah kita bantu dengan teknologi,” kata President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.
Pasalnya melalui teknologi ini, dimungkinkan adanya tahapan preskrining terlebih dahulu. Pada saat mendaftar program vaksin terdaftar proses skrining. Dengan disediakan beberapa halaman pertanyaan meliputi penyakit bawaan, kesanggupan berjalan sejauh 200 meter, nama penyakit bawaan, dan lainnya.
“Sehingga ada rekomendasi bisa datang untuk vaksin atau belum bisa ikut. Ini membantu nakes di isini bisa menghemat waktu,” jelasnya.
Grab Vaccine Centre sudah dilakukan salah satunya di Banten. Dengan melakukan vaksinasi kepada pelayan publik, mitra pengemudi, pekerja pariwisata, hingga kelompok lanjut usia (lansia).
“Kami menyelenggarakan dan menyumbangkan ide-ide serta mempermudah dan mempercepat sekaligus memberikan kenyamanan dalam proses vaksinasi Covid-19,” tutupnya. (Hld/OL-09)
Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek.
Kawasan township CitraRaya Tangerang kini menjadi salah satu magnet utama wisata di wilayah barat Jakarta yang menawarkan kombinasi rekreasi, kuliner, dan belanja dalam satu kawasan mandiri.
Berdasarkan hasil penyidikan, aliran dana sebesar Rp960 juta diduga mengalir kepada kepala desa.
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved