Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 25 personel TNI-Polri yang duduk di atas sepeda melempar senyum kepada warga dan pengendara yang melintas di sepanjang Jalan S Parman hingga Jalan Safir Raya, Jakarta Barat, kemarin.
Mereka merupakan personel dari Kodim 0503/Jakarta Barat dan Polres Metro Jakarta Barat yang kebetulan bertugas untuk melaksanakan patroli terkait dengan protokol kesehatan saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid 2 diterapkan di Ibu Kota.
Petugas ingin memastikan masyarakat peduli keselamatan selama pandemi covid-19, semisal tidak berkerumum, menjaga jarak, dan memakai masker.
Dalam patroli itu, petugas TNI/Polri juga selalu mengimbau dan memberikan edukasi tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan. “Jangan lupa pakai masker. Tetap disiplin, Pak, Bu,” ucap petugas.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru yang ikut memonitor kegiatan bersama Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki mengatakan, patroli rutin mingguan dengan sepeda bertujuan melihat langsung bagaimana masyarakat menerapkan protokol kesehatan, sekaligus untuk meningkatkan imunitas personel melalui olahraga.
Audie menambahkan, dalam kegiatan patroli tersebut, petugas masih menemukan segelintir orang yang tidak tidak memakai masker.
Warga itu kemudian didekati dan diberikan imbauan agar bersedia mengenakan masker. “Patroli bersepeda ini lebih mendekatkan dengan masyarakat. Ini juga merupakan wadah sinergi kami antara TNI-Polri,” kata Audie.
Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di jalan raya lebih baik ketimbang di pusat keramaian seperti pasar. Misalnya, di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pantauan Media Indonesia, kemarin, masih terlihat kerumunan antara pembeli dan penjual di area jalur setapak pasar. Bahkan, banyak pedagang tampak santai bercakap-cakap tanpa mengenakan masker sembari menawarkan dagangannya kepada pengunjung pasar.
Soal penggunaan masker, para pedagang pasar terpantau banyak yang menggantungkan maskernya di leher dan dagu. Sementara itu, pembeli tampak jauh lebih disiplin. Namun, soal pembatasan fisik, mereka masih abai.
Ilham, 27, salah satu pedagang yang beraktivitas tanpa masker, mengaku tak tahu sudah banyak pedagang pasar, bahkan pembeli yang menjadi korban keganasan covid-19. “Biasanya pasar enggak seramai sekarang. Memang hari Minggu jadi ramai yang beli kebutuhan sehari-hari,” ujar Ilham.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah mengatur jalur lalu-lalang di pasar demi menghindari kerumunan yang berpotensi jadi klaster baru. Namun, faktanya aktivitas pasar rakyat masih terpantau abai protokol kesehatan. (Deden MR/Yakub PW/J-2)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Lokasi terjadinya pungli itu berada di simpang Jalan Kunir dan Jalan Kemukus.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memastikan tidak ada penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 yang menampilkan kembang api, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Jika masih ada pihak swasta yang tak mengindahkan larangan tersebut, Satpol PP akan langsung meminta pelaksanaan peluncuran kembang api disetop.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menertibkan 16 reklame yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved