Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN kader Ansor berkeliling Jakarta dengan bersepeda pada Sabtu (1/8/2020) pagi untuk mengampanyekan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan terutama untuk memutus penularan pandemi covid-19.
Mereka menyapa warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti bermasker dan menjaga jarak. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang ikut dalam kegiatan itu mengatakan, wabah covid-19 membuat pihaknya prihatin.
Baca juga: GP Ansor Bogor Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar
"Kita tidak takut virus yang mewabah global ini, namun kita juga tidak boleh menyepelekan," ujar Gus Yaqut, sapaan akrabnya, di Kantor PP Gerakan Pemuda Ansor, Kramat, Jakarta Pusat, dalam keterangan di Jakarta.
Kegiatan itu dimulai dari Kantor Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Rute yang dilewati adalah Jalan Abdurrahman Saleh, Jalan Diponegoro, Monas, dan Jalan Kwitang Raya.
Selain Gus Yaqut, kegiatan bertajuk Ansor Gowes itu diikuti Wakil Ketua Umum Haerul Amri, Sekjen Abdul Rochman, Ketua PW DKI Jakarta Saiful Dasuki. Lewat ajang kader Ansor di Jakarta juga diajak untuk tetap waspada terhadap virus SARS-CoV-2.
Selain para pengurus, peserta kegiatan sepeda santai ini adalah ratusan kader Ansor se-DKI Jakarta. "Untuk itu semua harus bangkit dan saling berkolaborasi agar secepatnya covid-19 tertangani dan hilang," terangnya.
Gus Yaqut menambahkan, acara gowes ini juga ajang konsolidasi dan silaturahmi di antara para kader untuk saling membantu kesulitan akibat pandemi. Kegiatan yang didukung Torabika Gilus Mix dan Aice itu diikuti sekitar 300 orang.
Baca juga: Aice Gandeng Ansor Bantu Tenaga Medis dan Korban Terdampak .
"Saya minta para kader bisa saling membantu kesulitan di saat menghadapi pandemi. Yang mampu menolong yang kesulitan. Selain di antara kader, juga membantu dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan," ujar Gus Yaqut.
Setelah acara bersepeda ini rampung, dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan (SK) untuk pimpinan cabang se DKI Jakarta. (RO/A-3)
Pemprov DKI tegas melarang sweeping rumah makan oleh ormas selama Ramadhan. Gubernur Pramono Anung ingin Jakarta tetap damai dan harmonis.
Meski telah memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan tersebut hingga kini masih terganjal kendala pengamanan di lapangan.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Kemendagri menegaskan langkah penegakan hukum oleh Polda Riau terhadap ketua ormas di Riau telah dilakukan secara terukur dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Daerah Riau dalam menegakkan hukum terhadap ormas yang melakukan pemerasan.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved