Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA high intensity interval training (HIIT), seperti bersepeda, lari sprint, zumba, pilates, dan latihan berat lainnya, baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Demikian penelitian yang diterbitkan University of South Australia. Peneliti memantau otak dari 128 subjek setelah berolahraga dengan sepeda statis dan treadmill.
Menurut pemimpin penelitian Ashleigh Smith, peningkatan kemampuan otak terlihat pada subjek yang menyelesaikan 20 menit latihan interval intensitas tinggi atau 25 menit latihan moderat terus-menerus. “Namun, berolahraga dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu lama tanpa mengubah tempo bisa menghasilkan hormon stres lebih tinggi dan menghalangi efek positifnya.” (Xinhua/Nur/X-7)
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved