Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS kamu ibu milenial Mamapedia berkomitmen untuk terus berbagi soal dunia pengasuhan anak, kehamilan, dan tumbuh kembang anak. Selain itu, komitmen juga diperluas lewat pemberian bantuan kepada anak-anak Indonesia.
Untuk mewujudkannya, Mamapedia meluncurkan gerakan MamaPeduli sebagai bagian dari empati terhadap kaum ibu dan anak Indonesia yang sedang ditimpa musibah.
Founder Mamapedia Cindy Charlotta mengatakan, MamaPeduli dluncurkan karena ia dan rekannya di Mamapedia tergerak untuk bisa membantu sesama kaum ibu maupun anak yang membutuhkan pertolongan.
"Kami membuat gerakan MamaPeduli dengan untuk membantu para Mama diluar sana dalam menghadapi tanggap darurat keluarga, bencana alam, kekurangan gizi agar bisa menaikan tingkat kesejahteraan para ibu dan anak diluar sana," katanya dalam keterangan tertulis.
Baru-baru ini, MamaPeduli berkesempatan membantu anak Ayesha yang menderita kelainan usus Atresia Duodenum yang merupakan keadaan dimana usus dua belas jari tidak berkembang dengan baik sehingga menghalangi jalannya makanan dari lambung menuju usus untuk diserap tubuh.
Baca juga : Pecernaan Sehat, Anak Tumbuh Sehat dan Miliki Kekebalan Tubuh
Kondisi ini membuat perut Ayesha terlihat kembung, dan diikuti dengan muntah secara terus menerus, hingga berat badannya tak kunjung naik. Hal ini semakin diperparah dengan kondisi Ayesha yang juga menderita Dermatitis Atopik (penyakit kulit kronis) karena alergi susu sapi.
Orang tua Ayesha telah melakukan beragam penanganan seperti operasi dua hari setelah kelahiran, perawatan NICU dan rawat jalan.
Kondisi Ayesha ini sangat menggugah kaum ibu dalam komunitas Mamapedia.co.id yang saat ini memiliki kebih dari 1.800 anggota, hingga menggerakan mereka untuk membuat penggalangan donasi untuk meringankan beban Ayesha dan keluarga.
Beragam bantuan seperti pakaian, makanan, susu Neocate, mainan dan juga uang telah diterima oleh Mamapedia untuk kemudian diserahkan kepada orangtua Ayesha untuk kebutuhan anaknya.
“Mamapedia sangat berterima kasih atas bantuan dari para anggota Mamapedia,” kata Cindy Charlotta.
Selain membantu Ayesha, tahun ini MamaPeduli telah melakukan aneka program seperti pemberian bantuan untuk ibu dan anak dalam bencana alam Lombok dan Palu hingga pendampingan pencegahan stunting di Desa Tertinggal.
“Saya sangat berharap, meskipun gerakan ini jika kita nilai dari skalanya tidak seberapa besar, namun setidaknya bisa berdampak dan membantu mereka yang membutuhkan. Karna kami percaya aksi sekecil apapun sangatlah berarti”, tutup Cindy. (RO/OL-7)
Gemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita gak tau kuman apa yang nempel di tangan kita.
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Salah satu fitur unggulan dari Omni C28 adalah HydroJet Self-Clean Roller Mop.
Inul Daratista menyebutkan bahwa selama bulan puasa, intensitas kebersamaan dengan suaminya, Adam Suseno, meningkat drastis.
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Sebelum wafat, James Van Der Beek berbagi kisah haru tentang melepas topeng 'Superman' di depan anak-anaknya demi menghadapi kanker usus bersama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved