Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Enamore Rilis Single Circle, Sebuah Manifestasi Pendewasaan dan Siklus Luka yang tidak Usai

Basuki Eka Purnama
03/2/2026 11:00
Enamore Rilis Single Circle, Sebuah Manifestasi Pendewasaan dan Siklus Luka yang tidak Usai
Enamore(MI/HO)

UNIT post-hardcore/emo post-rock asal Kota Batu, Enamore, resmi merilis single terbaru bertajuk Circle. 

Di bawah naungan Haum Entertainment, karya ini hadir sebagai narasi mendalam tentang kehilangan, pergulatan batin, serta siklus emosional yang terus berulang.

Circle lahir dari refleksi tentang keruntuhan emosi yang seolah tidak pernah benar-benar tuntas. 

Secara tematis, single ini menggambarkan kondisi seseorang yang ingin bergerak maju, namun justru terjebak dan kembali ke titik awal untuk mengulang luka yang sama. 

Lewat balunan musik yang emosional, Enamore mencoba memberikan ruang bagi mereka yang merasa sedang berjalan di tempat.

Rachmad Adi Cahyo, perwakilan dari Enamore, menjelaskan bahwa Circle merupakan tonggak penting bagi evolusi band. Single ini menjadi jembatan menuju visi yang lebih besar, yakni album penuh perdana mereka.

“Single ini bisa dibilang pengembangan dan pendewasaan dari Enamore, baik secara musikan maupun lirikal. Garis akhirnya ya nanti ada pada album penuh pertama Enamore. Namun, Circle sedikit berbeda dengan ‘Sandikala’ atau ‘Linger’, karena dua track tersebut adalah track yang tidak jadi kami teruskan untuk masuk menjadi album,” ungkap Cahyo.

Proses kreatif di balik Circle tergolong cukup panjang dan melibatkan kolaborasi intensif. Produksi instrumen dilakukan secara mandiri oleh kelima personel, dengan gitar dan bass direkam di Enamore House oleh Cahyo dan Andrian. 

Sementara itu, departemen drum dikerjakan oleh Yasa Wijaya di G10 Studio, dan perekaman vokal dilakukan di PureTones oleh Arisalki. 

Untuk sentuhan akhir, proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Satrio Utomo dari Griffin Studio, sedangkan urusan visual digarap oleh Rio Argeta.

Pengerjaan materi ini memakan waktu lebih dari satu tahun untuk mencapai kematangan yang diinginkan. 

Selain fokus pada aransemen, Enamore juga menghabiskan waktu sekitar empat bulan untuk workshop vokal demi menemukan karakter yang tepat bersama anggota baru mereka, Aditia Pramana Putra. 

Kehadiran Aditia melalui Circle sekaligus menjadi momen perkenalan warna vokal baru yang akan memperkuat identitas Enamore ke depannya.

Single Circle sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital sejak 30 Januari 2026. Perilisan ini merupakan pembuka dari rangkaian rencana besar Enamore, saat mereka telah menyiapkan kejutan berikutnya yang dijadwalkan akan diumumkan pada kuartal kedua (Q2) 2026. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya