Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Babak Baru Stereowall: Merayakan Keteguhan Lewat Single Sisa Asa

Basuki Eka Purnama
03/2/2026 08:53
Babak Baru Stereowall: Merayakan Keteguhan Lewat Single Sisa Asa
Artwork untuk single Sisa Asa dari Stereowall(MI/HO)

UNIT alternative rock Stereowall resmi memulai babak baru dalam perjalanan musik mereka. Tepat pada 28 Januari 2026, band yang terbentuk sejak 2012 ini merilis single terbaru berjudul Sisa Asa melalui berbagai platform musik digital dan kanal YouTube Stereowall TV. 

Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah pernyataan tentang resiliensi dan penerimaan di tengah kehilangan.

Sisa Asa lahir dari buah pikir Ramadhan Satria, atau yang akrab disapa Mamed. Melalui lirik yang sederhana namun sarat emosi, Mamed mencoba merangkum pengalaman pribadinya menjadi sebuah kisah universal. 

Lagu ini tidak menawarkan janji atau harapan muluk, melainkan menyoroti bentuk dukungan paling mendasar: kehadiran tanpa kata dan kebersamaan yang tidak menuntut penjelasan.

Kebutuhan akan kekuatan di titik terendah tergambar jelas dalam penggalan liriknya, "Beri aku asa, meski tanpa sisa" dan "Beri aku asa, meski tanpa kata". 

Pesan ini menekankan bahwa terkadang, pelukan tanpa kata-kata jauh lebih berarti daripada ribuan kalimat motivasi saat seseorang berusaha untuk terus melangkah maju.

Kehadiran Zevana Arga

Selain kedalaman maknanya, Sisa Asa menjadi momentum krusial bagi Stereowall untuk memperkenalkan Zevana Arga (Zeva) sebagai vokalis baru. 

Zeva resmi mengisi posisi yang ditinggalkan Cynantia Pratita (Tita), yang mengundurkan diri pada November 2025. Bergabung sejak Desember 2025, vokalis asal Surabaya ini membawa warna baru yang lebih intens bagi Stereowall.

Zeva, yang memiliki latar belakang kuat di genre rock dan metalcore, dinilai mampu memberikan energi segar melalui karakter vokalnya yang powerful dan ekspresif. 

Kehadirannya pun disambut hangat oleh para penggemar yang menantikan arah kreatif baru dari band ini. Melalui single ini, Zeva membuktikan kemampuannya dalam mengeksplorasi nuansa emosional yang menjadi ciri khas Stereowall.

Rekam Jejak Stereowall

Perjalanan Stereowall menuju titik ini tidaklah singkat. Didirikan oleh Rama dan Mamed pada 2012, band ini awalnya hadir dengan konsep yang lebih funky dan modern. Formasi awal mereka terdiri dari Tita (vokal), Rama (gitar), Usay (gitar), Mamed (bass), dan almarhum Garda Nusantara (drum).

Ketangguhan band ini telah diuji sejak lama, terutama saat mereka harus kehilangan Garda Nusantara akibat kecelakaan pada 2014. 

Setelah sempat vakum, mereka bangkit kembali dengan merilis EP Never Ending Drama pada 2016. 

Evolusi musik mereka berlanjut pada 2022 dengan kehadiran Rei (Inay) sebagai *co-producer* yang menambah dimensi keyboard dan synth dalam karya-karya mereka.

Kini, dengan formasi terbaru dan perilisan Sisa Asa, Stereowall siap melangkah lebih jauh, membuktikan bahwa meski diterjang perubahan, mereka tetap memiliki kekuatan untuk terus berkarya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya