Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT alternative rock Stereowall resmi memulai babak baru dalam perjalanan musik mereka. Tepat pada 28 Januari 2026, band yang terbentuk sejak 2012 ini merilis single terbaru berjudul Sisa Asa melalui berbagai platform musik digital dan kanal YouTube Stereowall TV.
Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah pernyataan tentang resiliensi dan penerimaan di tengah kehilangan.
Sisa Asa lahir dari buah pikir Ramadhan Satria, atau yang akrab disapa Mamed. Melalui lirik yang sederhana namun sarat emosi, Mamed mencoba merangkum pengalaman pribadinya menjadi sebuah kisah universal.
Lagu ini tidak menawarkan janji atau harapan muluk, melainkan menyoroti bentuk dukungan paling mendasar: kehadiran tanpa kata dan kebersamaan yang tidak menuntut penjelasan.
Kebutuhan akan kekuatan di titik terendah tergambar jelas dalam penggalan liriknya, "Beri aku asa, meski tanpa sisa" dan "Beri aku asa, meski tanpa kata".
Pesan ini menekankan bahwa terkadang, pelukan tanpa kata-kata jauh lebih berarti daripada ribuan kalimat motivasi saat seseorang berusaha untuk terus melangkah maju.
Selain kedalaman maknanya, Sisa Asa menjadi momentum krusial bagi Stereowall untuk memperkenalkan Zevana Arga (Zeva) sebagai vokalis baru.
Zeva resmi mengisi posisi yang ditinggalkan Cynantia Pratita (Tita), yang mengundurkan diri pada November 2025. Bergabung sejak Desember 2025, vokalis asal Surabaya ini membawa warna baru yang lebih intens bagi Stereowall.
Zeva, yang memiliki latar belakang kuat di genre rock dan metalcore, dinilai mampu memberikan energi segar melalui karakter vokalnya yang powerful dan ekspresif.
Kehadirannya pun disambut hangat oleh para penggemar yang menantikan arah kreatif baru dari band ini. Melalui single ini, Zeva membuktikan kemampuannya dalam mengeksplorasi nuansa emosional yang menjadi ciri khas Stereowall.
Perjalanan Stereowall menuju titik ini tidaklah singkat. Didirikan oleh Rama dan Mamed pada 2012, band ini awalnya hadir dengan konsep yang lebih funky dan modern. Formasi awal mereka terdiri dari Tita (vokal), Rama (gitar), Usay (gitar), Mamed (bass), dan almarhum Garda Nusantara (drum).
Ketangguhan band ini telah diuji sejak lama, terutama saat mereka harus kehilangan Garda Nusantara akibat kecelakaan pada 2014.
Setelah sempat vakum, mereka bangkit kembali dengan merilis EP Never Ending Drama pada 2016.
Evolusi musik mereka berlanjut pada 2022 dengan kehadiran Rei (Inay) sebagai *co-producer* yang menambah dimensi keyboard dan synth dalam karya-karya mereka.
Kini, dengan formasi terbaru dan perilisan Sisa Asa, Stereowall siap melangkah lebih jauh, membuktikan bahwa meski diterjang perubahan, mereka tetap memiliki kekuatan untuk terus berkarya. (Z-1)
Single Circle milik Enamore lahir dari refleksi tentang keruntuhan emosi yang seolah tidak pernah benar-benar tuntas.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
MEMBUKA lembaran tahun 2026, unit indie-pop 5678things resmi merilis ulang mini album (EP) bertajuk Siuversa; Song Is Our Conversation.
Melalui Chocolate, Papion dan Dept mengeksplorasi analogi cinta yang lebih kompleks: sebuah rasa yang mendewasakan karena mengandung unsur manis sekaligus pahit.
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Single Circle milik Enamore lahir dari refleksi tentang keruntuhan emosi yang seolah tidak pernah benar-benar tuntas.
MEMBUKA lembaran tahun 2026, unit indie-pop 5678things resmi merilis ulang mini album (EP) bertajuk Siuversa; Song Is Our Conversation.
Melalui Chocolate, Papion dan Dept mengeksplorasi analogi cinta yang lebih kompleks: sebuah rasa yang mendewasakan karena mengandung unsur manis sekaligus pahit.
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved