Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER ternama Cardi B mengungkapkan bagaimana pengalaman menjadi seorang ibu telah banyak mengubah hidupnya. Dalam wawancara terbaru dengan Billboard, artis berusia 32 tahun itu bercerita tentang peran ketiga anaknya dalam membentuk dirinya saat ini.
Cardi, yang memiliki tiga anak dari hubungannya dengan Offset, Kulture, 7, Wave, 3, dan Blossom, 11 bulan, menyebut kehadiran buah hati membuatnya lebih dewasa dan membumi. “Anak-anak membuat saya menjadi perempuan seutuhnya. Dulu saya bertanya-tanya, apa yang membuat seorang perempuan? Tubuhnya? Masakannya? Ternyata jawabannya ada pada kedewasaan dan cara berpikir,” ujarnya.
Meski mengakui peran sebagai ibu bisa melelahkan, Cardi menegaskan semua pengorbanannya sepadan. “Musim panas ini saya bahkan belum sempat merendam kaki di kolam. Semua waktu saya untuk anak-anak. Saya adalah satu-satunya penyedia, dan saya tidak pernah mengeluh. Saya mencintai mereka, dan mereka membuat saya tetap berpijak,” katanya.
Cardi juga menyinggung masa kecilnya yang penuh tantangan, di mana ibunya bekerja keras agar keluarganya tidak sampai kehilangan tempat tinggal. “Saya ingin anak-anak saya kelak bisa berkata: ‘Mama selalu memastikan kami punya segalanya,’” tuturnya.
Pernikahan Cardi dengan Offset yang dimulai pada 2017 sempat naik-turun, hingga ia kembali mengajukan gugatan cerai pada Juli 2024. Namun di balik dinamika rumah tangganya, ia tetap menunjukkan kasih sayang besar kepada anak-anak. Pada musim panas lalu, ia merayakan ulang tahun Kulture ke-7 dengan pesta bertema Hello Kitty dan perjalanan ke Disney, lengkap dengan unggahan penuh kebanggaan di Instagram. (People/Z-2)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Kalimat-kalimat seperti "itu cuma masalah kecil", "nanti juga lupa", atau "jangan lebay" dari orang dewasa justru dapat berdampak buruk pada kondisi psikologis anak.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Pada orang dewasa, telur cacing gelang bisa masuk ke tubuh karena menempel di jari tangan saat makan atau cacing tambang bisa masuk dari kaki melalui pembuluh darah.
Pada dasarnya, ciri-ciri campak pada orang dewasa dan anak-anak memang hampir sama. Namun, gejala pada orang dewasa biasanya lebih berat dan bertahan lebih lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved