Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI gigi goyang sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang dewasa, padahal gejala ini bisa menjadi alarm serius bagi kesehatan mulut.
Dokter spesialis periodonsia, drg. R. A. Syanti W. Astuty, Sp.Perio, FISID, M.M., memperingatkan bahwa gigi yang tidak stabil pada orang dewasa merupakan indikasi adanya masalah pada gusi dan tulang penyangga gigi.
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Menurut Syanti, ketika gigi mulai terasa longgar atau goyang, hal itu menandakan telah terjadi peradangan atau kerusakan pada struktur penyangga tersebut.
"Gigi yang goyang adalah sinyal dari tubuh bahwa ada masalah serius dengan gusi dan tulang penyangga gigi," ujar dokter gigi dari Bethsaida Hospital Dental Center Gading Serpong itu dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (1/1).
Secara medis, penyebab paling umum gigi goyang pada orang dewasa adalah penyakit gusi kronis atau periodontitis. Infeksi ini secara perlahan merusak jaringan lunak dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya.
Namun, Syanti juga memaparkan faktor-faktor lain yang dapat mempercepat kerusakan jaringan pendukung gigi, di antaranya:
Faktor-faktor tersebut jika dibiarkan tanpa penanganan medis akan meningkatkan risiko kehilangan gigi secara permanen.
Untuk menyelamatkan gigi yang mulai goyang, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah pemeriksaan menyeluruh oleh dokter gigi guna mengetahui tingkat keparahan dan penyebab utamanya.
Syanti menekankan bahwa, "Pemeriksaan dan perawatan sejak dini sangat penting untuk mencegah kondisi gigi goyang berkembang menjadi kehilangan gigi permanen."
Beberapa prosedur medis yang biasanya disarankan meliputi:
Selain bantuan medis, pasien juga dianjurkan melakukan perawatan mandiri di rumah. Hal ini mencakup menyikat gigi dengan teknik yang benar, rutin menggunakan benang gigi (dental floss), serta menghindari kebiasaan menggigit benda keras.
Selama masa pemulihan, mengonsumsi makanan bertekstur lunak juga sangat disarankan untuk mengurangi tekanan berlebih pada gigi yang bermasalah.
"Terapi yang tepat dapat mencegah kerusakan jaringan gusi dan tulang lebih lanjut," tutup Syanti. (Ant/Z-1)
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Kehadiran sosok dewasa yang peduli dan kompeten dalam pengasuhan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan empati anak.
Per 31 Januari 2026, tercatat 45% pengguna aktif harian (DAU) Roblox telah menyelesaikan pemeriksaan usia, dengan 27% di antaranya teridentifikasi berusia di atas 18 tahun.
Kalimat-kalimat seperti "itu cuma masalah kecil", "nanti juga lupa", atau "jangan lebay" dari orang dewasa justru dapat berdampak buruk pada kondisi psikologis anak.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved