Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Gigi Goyang pada Orang Dewasa: Sinyal Kerusakan Jaringan yang tidak Boleh Disepelekan

Basuki Eka Purnama
01/1/2026 17:46
Gigi Goyang pada Orang Dewasa: Sinyal Kerusakan Jaringan yang tidak Boleh Disepelekan
Ilustrasi(Freepik)

KONDISI gigi goyang sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang dewasa, padahal gejala ini bisa menjadi alarm serius bagi kesehatan mulut

Dokter spesialis periodonsia, drg. R. A. Syanti W. Astuty, Sp.Perio, FISID, M.M., memperingatkan bahwa gigi yang tidak stabil pada orang dewasa merupakan indikasi adanya masalah pada gusi dan tulang penyangga gigi.

Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat. 

Menurut Syanti, ketika gigi mulai terasa longgar atau goyang, hal itu menandakan telah terjadi peradangan atau kerusakan pada struktur penyangga tersebut.

"Gigi yang goyang adalah sinyal dari tubuh bahwa ada masalah serius dengan gusi dan tulang penyangga gigi," ujar dokter gigi dari Bethsaida Hospital Dental Center Gading Serpong itu dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (1/1).

Mengapa Gigi Bisa Goyang?

Secara medis, penyebab paling umum gigi goyang pada orang dewasa adalah penyakit gusi kronis atau periodontitis. Infeksi ini secara perlahan merusak jaringan lunak dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya. 

Namun, Syanti juga memaparkan faktor-faktor lain yang dapat mempercepat kerusakan jaringan pendukung gigi, di antaranya:

  1. Trauma fisik: Benturan akibat kecelakaan yang merusak struktur gigi.
  2. Bruxism: Kebiasaan menggertakkan gigi secara tidak sadar, biasanya saat tidur.
  3. Penyakit Sistemik: Kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes melitus yang tidak terkontrol, yang diketahui dapat memperburuk kondisi jaringan penyangga gigi.

Faktor-faktor tersebut jika dibiarkan tanpa penanganan medis akan meningkatkan risiko kehilangan gigi secara permanen.

Langkah Penanganan dan Pencegahan

Untuk menyelamatkan gigi yang mulai goyang, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah pemeriksaan menyeluruh oleh dokter gigi guna mengetahui tingkat keparahan dan penyebab utamanya. 

Syanti menekankan bahwa, "Pemeriksaan dan perawatan sejak dini sangat penting untuk mencegah kondisi gigi goyang berkembang menjadi kehilangan gigi permanen."

Beberapa prosedur medis yang biasanya disarankan meliputi:

  1. Scaling: Pembersihan karang gigi secara mendalam untuk menghilangkan bakteri.
  2. Splinting: Tindakan stabilisasi dengan cara mengikat gigi yang goyang ke gigi tetangganya yang lebih kokoh.
  3. Operasi Periodontal: Prosedur pembedahan yang dilakukan pada kasus-kasus dengan tingkat kerusakan jaringan yang cukup parah.

Selain bantuan medis, pasien juga dianjurkan melakukan perawatan mandiri di rumah. Hal ini mencakup menyikat gigi dengan teknik yang benar, rutin menggunakan benang gigi (dental floss), serta menghindari kebiasaan menggigit benda keras. 

Selama masa pemulihan, mengonsumsi makanan bertekstur lunak juga sangat disarankan untuk mengurangi tekanan berlebih pada gigi yang bermasalah.

"Terapi yang tepat dapat mencegah kerusakan jaringan gusi dan tulang lebih lanjut," tutup Syanti. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya