Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Tissa Biani kini tengah menyambut perilisan film terbaru yang dibintanginya, Norma Antara Mertua dan Menantu saat Lebaran. Tissa memerankan karakter Norma Risma, sosok nyata yang kisah perselingkuhan rumah tangganya pernah viral.
Di film ini, Tissa Biani akan bermain bersama Wulan Guritno, Yusuf Mahardika, Rukman Rosadi, dan Nunung. Syuting film Norma berlangsung selama 28 hari. Tissa pun mengungkapkan senang dirinya bisa terlibat di film yang diproduksi Dee Company dan disutradarai oleh Guntur Soeharjanto ini.
“Aku sudah pernah dengar sebelumnya cerita ini. Sebagai perempuan, aku update di medsos tentang kasus perselingkuhan Norma. Lalu, Dee Company menghubungiku, bahwa cerita Norma akan difilmkan. Aku dapat kabar untuk perankan Norma di situ,” kata Tissa Biani saat konferensi pers perilisan trailer Norma Antara Mertua dan Menantu di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Rabu, (26/2).
Produser Dee Company, K.K. Dheeraj mengungkapkan pemilihan karakter Norma dan sang Ibu, yang diperankan oleh Tissa Biani dan Wulan Guritno memang telah ditetapkan sejak awal. Bahkan ketika skenario belum mencapai draf akhir. Sementara itu, untuk peran suami Norma, yang diperankan Yusuf Mahardika, butuh waktu yang lebih panjang.
“Ini adalah film yang menurut aku banyak pesan yang bisa kita ambil. Aku mau ambil film yang ada pesan tersiratnya, selain ceritanya yang juga bagus. Karakterku di sini jadi perempuan strong dan bisa menginspirasi banyak orang di sana. Enggak cuma angkat tema sensitif perselingkuhan tapi juga tentang betapa pentingnya kasih sayang kita di keluarga,” tambah Tissa Biani.
Untuk mendalami peran Norma, yang ada sosok asli di dunia nyata, Tissa pun berkenalan dengan Norma dan berdiskusi secara langsung. Dalam momen tersebut, ia mencoba mengamati gestur tubuh Norma. Namun, selain itu, ia juga mencoba memahami pergulatan emosi yang dialami Norma.
“Kalau di film ini, aku sepertinya yang lebih banyak nangis. Dari total 28 hari syuting, itu cuma 2 hari yang enggak ada nangisnya. Detailnya itu harus bener-bener nangis, mendalam. Dan semua scene rata-rata aku nangis. Menguras air mata,” tambah Tissa Biani.
Film Norma Antara Mertua dan Menantu diadaptasi dari kisah nyata yang sebelumnya sempat viral baik di Twitter/X hingga ke platform podcast. Film ini mengisahkan drama perselingkuhan antara mertua dan menantu, dan Norma Risma menjadi korban dari perselingkuhan tersebut. (M-3)
Foto Dok. MI/Fathurrozak
Melalui perpaduan musikal dan petualangan, film Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua membawa misi besar: membangun kesadaran manusia akan relasinya dengan alam.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved