Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SINEMAKU Pictures mengumumkan perilisan film terbaru mereka, Perayaan Mati Rasa, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2025.
Film itu mengangkat latar dunia musik dan mengisahkan perjuangan Ian Antono, yang bertekad mengejar mimpinya bersama band yang ia bentuk.
Film ini tidak hanya fokus pada dunia musik, tetapi juga menggali dinamika hubungan kakak dan adik, antara Ian Antono, yang diperankan oleh Iqbal Ramadhan, dengan Uta Antono, yang diperankan Umay Shabab.
Banyak yang beranggapan film Perayaan Mati Rasa adalah bentuk meromantisasi kesedihan. Namun, pandangan ini dibantah oleh sutradara Umay Shahab.
Umay mengungkapkan sebagai seorang filmmaker, dia merasa harus jujur dalam menyampaikan cerita.
“Sebenarnya nggak pernah sih. Aku cuma emang menceritakan. Aku basically cengeng. Aku ngerasa sebagai filmmaker, aku harus jujur dalam bercerita. Jadi bukan meromantisasi. Emang sayanya air matanya cetek aja. Jadi saya mau nyampaikan apa yang paling jujur yang ingin saya sampaikan,” ujar Umay di acara Festival Perayaan Mati Rasa x Sinemaku Day 2025, di Pulau Satu, Senayan Park, Minggu (19/1)
Umay lebih memilih untuk melihat film ini sebagai cara untuk menyampaikan pesan yang jujur, tanpa terbebani oleh pandangan negatif.
“Ketakutan saya terhadap kehilangan orangtua, saya hadirkan dalam bentuk film Perayaan Mati Rasa. Kalau orang mau nganggepnya ini adalah mengomersialisasikan air mata atau segala macam, ya mungkin emang negative thinking aja bawaannya,” kilah Umay.
Selain Iqbal Ramadhan dan Umay Umar, film Perayaan Mati Rasa juga dibintangi sejumlah aktor muda Indonesia, seperti Devano Mahendra, Dul Jaelani, dan Randy Danistha, yang akan memerankan anggota band Midnight Senade. (Z-1)
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Film Penerbangan Terakhir menyoroti bagaimana laki-laki sering kali merasa aman di ranah publik saat terlibat hubungan terlarang
Film Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan hidup seorang komika muda bernama Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda.
Sutradara legendaris Rob Reiner meninggal dunia bersama sang istri, Michele Singer, setelah keduanya ditemukan tewas di kediaman mereka di Los Angeles, Amerika Serikat.
Jaksa AS menjatuhkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama terhadap Nick Reiner, 32, atas kematian tragis kedua orangtuanya, sutradara legendaris Rob Reiner dan istrinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved