Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM terbaru Sinemaku Pictures berjudul Perayaan Mati Rasa (PMR) mengumumkan jajaran pemerannya yang bertabur bintang dan nama-nama baru di industri film. Sebelumnya, Perayaan Mati Rasa lebih dulu mengumumkan Iqbaal Ramadhan dan Umay Shahab sebagai pemeran utama.
Melalui foto poster yang diunggah di akun Instagram @sinemaku_pictures, terungkap para pemeran film Perayaan Mati Rasa. Mereka adalah Iqbaal Ramadhan sebagai (Ian Antono), Umay Shahab (Uta Antono), Dwi Sasono (Satya Antono), Unique Priscilla (Dini Antono), Priscilla Jamail (Dinda Juwita), Devano Danendra (Ray Alvero), Dul Jaelani (Saka Wijaya), Randy Danistha (Dika Ardana), dan Lukman Sardi (Beni Aksan).
Selain menjadi aktor, di film ini Umay Shahab juga bertindak sebagai sutradara dan produser. Selain itu, Iqbaal Ramadhan menjadi produser eksekutif bersama Yahni Damayanti dan Prilly Latuconsina. Perayaan Mati Rasa menjadi film ketiga yang disutradarai Umay setelah sukses menyutradarai dua film produksi Sinemaku Pictures, Kukira Kau Rumah dan Ketika Berhenti di Sini yang sama-sama mencatatkan box office.
Baca juga : Iqbaal Ramadhan Jadi Pemeran dan Produser di Film Perayaan Mati Rasa
Perayaan Mati Rasa mengikuti kisah Ian dan Uta, sepasang kakak-beradik dengan segala masalah dan kekonyolan dalam kehidupan masing-masing. Ian, musisi yang sedang mengalami quarter life crisis yang kerap menghadapi kegagalan dan sering dibandingkan dengan adiknya. Sementara Uta, podcaster senja yang cukup sukses dengan programnya, tetapi terus mendapat tekanan untuk menyelesaikan kuliahnya yang terbengkalai. Di tengah rumitnya hidup, mendadak mereka harus bekerja sama dalam sandiwara untuk menyembunyikan kabar meninggalnya sang ayah dari ibu mereka yang baru saja terbangun dari tidak sadarkan diri akibat serangan jantung.
“Setelah menunggu lama, hari ini kami mengumumkan jajaran para pemeran film Perayaan Mati Rasa. Senang rasanya membagikan kabar bahagia ini. Semoga teman-teman penonton juga bisa mengikuti perjalanan film ini sampai akhirnya nanti tayang di bioskop,” kata kata pemeran, sutradara, dan produser Perayaan Mati Rasa Umay Shahab melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Sabtu (7/9).
Selain jajaran pemeran ternama dengan filmografi mereka seperti Dwi Sasono, Unique Priscilla, dan Lukman Sardi, film ini juga dipenuhi oleh jajaran musisi. Baik yang sudah lebih dulu membintangi berbagai film seperti Iqbaal Ramadhan, Umay Shahab, Devano Danendra, Randy Danistha hingga Dul Jaelani, maupun yang debut berakting seperti vokalis Goodnight Electric, Priscilla Jamail.
Iqbaal Ramadhan, mengungkapkan antusiasmenya dalam menyambut pengumuman jajaran pemeran film Perayaan Mati Rasa. Terlebih, di film ini, selain berakting ia juga mengisi pos produser eksekutif.
“Tantangan baru bagi saya untuk menjalani peran aktor juga produser. Senang juga rasanya film ini banyak diisi oleh para musisi, mengingat filmnya juga memiliki irisan dengan dunia musik. Tidak sabar tentunya membagikan film Perayaan Mati Rasa ke teman-teman penonton. Tunggu tayangnya di bioskop ya,” kata pemeran dan produser eksekutif Perayaan Mati Rasa Iqbaal Ramadhan.(M-3)
Perayaan Mati Rasa adalah film drama Indonesia yang tayang perdana pada 29 Januari 2025. Film ini merupakan debut Iqbaal Ramadhan sebagai produser, dengan Umay Shahab sebagai sutradara
Ian yang merupakan anak pertama dalam keluarga memiliki pandangan dan perjuangan yang sangat berbeda dengan apa yang dialaminya sebagai pribadi
Sutradara film Perayaan Mati Rasa, Umay Shahab, mengungkapkan sebagai seorang filmmaker, dia merasa harus jujur dalam menyampaikan cerita.
Film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis dirancang dengan latar belakang pentingnya menciptakan ruang aman bagi individu yang menghadapi tekanan mental akibat hubungan keluarga yang toxic.
Meskipun merasa ketakutan dan lelah selama menggarap Temurun, Umay Shahab mengaku tetap senang menjalani semua prosesnya bersama tim produksi.
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
Sejumlah seleb, figur publik Tanah Air yang memilih merayakan datangnya 2026
Bagi Prilly Latuconsina, memerankan karakter Alya bukan sekadar menghafal dialog, melainkan upaya memahami naluri keibuan yang belum pernah ia rasakan di dunia nyata.
Kutubaru, kebaya modern, hingga kebaya khas Manado pernah dipilih Prilly untuk digunakan
“Kalau tanggalnya, Maret ini. Tunggu tanggal mainnya,”
Perbedaan cuaca dan paparan lampu studio yang panas itu sering membuat kulitnya mudah lelah dan kusam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved