Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS pemeran Zia dalam film Kromoleo Teror Satu Malam, Ratu Sofya mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru di film bergenre horor itu mulai dari duduk di tempat monitor sutradara hingga peran dengan karakter baru.
"Kebetulan cuma di film ini aku sering banget duduk di (depan) monitor, biasanya aku pergi duduk tempat lain, karena aku ngerasa butuh
bonding sama pemain lain, duduk bareng kita ngobrol, main kartu, makan, jadi monitor sutradara kita recokin," kata Ratu, dikutip Selasa (6/8).
Menurut Ratu, cara seperti itu membuatnya bisa dekat dengan sutradara dan pemain lain sehingga suasana di tempat syuting menjadi lebih menyenangkan dan tidak terasa menakutkan.
Baca juga : Indah Permatasari Mengaku Sudah Mandiri Sedari Kecil
Selain kebiasaan baru, di film tersebut, Ratu juga mendapatkan peran yang cukup berbeda dengan kesehariannya yakni menjadi perempuan tomboy dengan gaya Grunge.
Sebelumnya, Ratu mengatakan tidak pernah terbayang seperti apa karakter yang dimaksud namun ia mencari referensi sehingga bisa
meresapi karakter dan tersampaikan dengan maksimal.
Ratu juga mengatakan, di film ini, ia rela berkotor-kotor demi mendalami peran sebagai Zia dan bergelantungan di tali sling untuk mendapatkan adegan terbang.
Baca juga : Christine Hakim Dapat Lifetime Achievement Award di MGGA 2024
"Karena kostum itu ciri khas Zia, jadi cara aku untuk bonding sama si Zia ini aku pakai pakaiannya cewek metal, makanya aku nggak pernah
lepas, mau darah-darah, kotor banget, aku duduk di mana pun ga pernah lepas," katanya.
Ratu pun sempat pesimistis tidak bisa memainkan perannya dengan baik, apalagi harus berdampingan dengan pemain film senior seperti Tio Pakusadewo, Rukman Rosadi, hingga Totos Rasiti.
Namun, dukungan dari pemain senior itulah yang membuat Ratu mendapatkan semangat untuk menyelesaikan film ini.
Baca juga : Hana Saraswati Berbagi Pengalaman Bintangi Film Drama Pertama
Ia juga mendapatkan pengalaman harus jumping jack dan berlari untuk mengeluarkan ekspresi lelah dan berkeringat yang alami.
Sang Sutradara, Anggi Umbara, juga meminta Ratu menggunakan sling untuk adegan terbang dan berguling-guling di hutan yang belum pernah ia dapatkan di film-film sebelumnya.
"Di film ini, sutradara suruh aku olahraga jumping jack, skot jump, dan lompat tali supaya aku capek jadi nggak butuh semprot-semprot keringat karena sudah asli, sebelum action masih jumping jack, pas action baru lari itu capek banget sih," ungkap Ratu sambil tertawa.
Ia pun bersyukur bisa ikut dalam proyek film ini karena bisa mendapatkan karakter yang sangat berbeda dari dirinya yang memiliki latar belakang seorang model dan bisa bermain bersama aktor senior.
Ia juga mengatakan akan tetap tertarik bermain di film horor dengan eksplorasi berbagai macam genre lainnya seperti action. (Ant/Z-1)
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Aktris Dian Sastrowardoyo mengalami insiden menegangkan saat menjalani proses syuting film Esok Tanpa Ibu di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Amanda Manopo mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai Tina bukan didasari oleh standar fisik konvensional.
Aktris Aulia Sarah kembali menyapa pencinta sinema horor melalui proyek terbarunya bertajuk Sengkolo Petaka Satu Suro.
Fakta menarik Jennifer Coppen, aktris muda Indonesia berdarah campuran. Profil lengkap, perjalanan karier, dan pesona ikon Gen Z di dunia hiburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved