Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS pemeran Zia dalam film Kromoleo Teror Satu Malam, Ratu Sofya mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru di film bergenre horor itu mulai dari duduk di tempat monitor sutradara hingga peran dengan karakter baru.
"Kebetulan cuma di film ini aku sering banget duduk di (depan) monitor, biasanya aku pergi duduk tempat lain, karena aku ngerasa butuh
bonding sama pemain lain, duduk bareng kita ngobrol, main kartu, makan, jadi monitor sutradara kita recokin," kata Ratu, dikutip Selasa (6/8).
Menurut Ratu, cara seperti itu membuatnya bisa dekat dengan sutradara dan pemain lain sehingga suasana di tempat syuting menjadi lebih menyenangkan dan tidak terasa menakutkan.
Baca juga : Indah Permatasari Mengaku Sudah Mandiri Sedari Kecil
Selain kebiasaan baru, di film tersebut, Ratu juga mendapatkan peran yang cukup berbeda dengan kesehariannya yakni menjadi perempuan tomboy dengan gaya Grunge.
Sebelumnya, Ratu mengatakan tidak pernah terbayang seperti apa karakter yang dimaksud namun ia mencari referensi sehingga bisa
meresapi karakter dan tersampaikan dengan maksimal.
Ratu juga mengatakan, di film ini, ia rela berkotor-kotor demi mendalami peran sebagai Zia dan bergelantungan di tali sling untuk mendapatkan adegan terbang.
Baca juga : Christine Hakim Dapat Lifetime Achievement Award di MGGA 2024
"Karena kostum itu ciri khas Zia, jadi cara aku untuk bonding sama si Zia ini aku pakai pakaiannya cewek metal, makanya aku nggak pernah
lepas, mau darah-darah, kotor banget, aku duduk di mana pun ga pernah lepas," katanya.
Ratu pun sempat pesimistis tidak bisa memainkan perannya dengan baik, apalagi harus berdampingan dengan pemain film senior seperti Tio Pakusadewo, Rukman Rosadi, hingga Totos Rasiti.
Namun, dukungan dari pemain senior itulah yang membuat Ratu mendapatkan semangat untuk menyelesaikan film ini.
Baca juga : Hana Saraswati Berbagi Pengalaman Bintangi Film Drama Pertama
Ia juga mendapatkan pengalaman harus jumping jack dan berlari untuk mengeluarkan ekspresi lelah dan berkeringat yang alami.
Sang Sutradara, Anggi Umbara, juga meminta Ratu menggunakan sling untuk adegan terbang dan berguling-guling di hutan yang belum pernah ia dapatkan di film-film sebelumnya.
"Di film ini, sutradara suruh aku olahraga jumping jack, skot jump, dan lompat tali supaya aku capek jadi nggak butuh semprot-semprot keringat karena sudah asli, sebelum action masih jumping jack, pas action baru lari itu capek banget sih," ungkap Ratu sambil tertawa.
Ia pun bersyukur bisa ikut dalam proyek film ini karena bisa mendapatkan karakter yang sangat berbeda dari dirinya yang memiliki latar belakang seorang model dan bisa bermain bersama aktor senior.
Ia juga mengatakan akan tetap tertarik bermain di film horor dengan eksplorasi berbagai macam genre lainnya seperti action. (Ant/Z-1)
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Setelah sebelumnya sukses membintangi Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), Luna mengaku pengalamannya dalam mendalami karakter terus berkembang.
Aktris berbakat asal Australia, Yerin Ha, kini tengah menjadi sorotan global berkat perannya yang fenomenal dalam serial populer Netflix, Bridgerton Musim 4.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Bagi Dian Sastrowardoyo, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Laura Moane mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mengambil peran di serial A dan Z: InsyaAllah Cinta didasari oleh ketertarikannya pada alur cerita yang ditawarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved