Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menuai kesuksesan dalam Japan Tour 2023 di tujuh titik pada Mei lalu, duo eksperimental asal Bandung, Kuntari, berkesempatan kembali kembali menjajal tur luar negeri. Kali ini, secara perdana, Kuntari akan tampil di panggung di Eropa sepanjang Maret-April mendatang.
Tur Eropa Kuntari akan berlangsung selama 35 hari dengan total 30 panggung tersebar di 25 kota dan 9 negara, yaitu Belanda, Jerman, Prancis, Denmark, Belgia, Italia, Lituania, Polandia, dan Rep Ceko.
Menyebut genre mereka Primal-Core (musik primal dengan attitude hardcore), Kuntari akan menyambangi beberapa venue legendaris seperti ALICE di Copenhagen, Denmark dan LOFTAS di Vilnius, Lithuania.
Baca juga : Musik Tradisional Indonesia dan Eropa Klasik di Tangan Duo Saraswati
Kuntari, yang terdiri dari Tesla Manaf dan Rio Abror, akan mengarungi tur Eropa ini tanpa ditemani tim kru panggung maupun tim kru dokumentasi demi efisiensi. Efisiensi ini juga dilakukan saat Kuntari melakukan tur Jepang selama 12 hari di 12 panggung.
Rencananya, album Kuntari yang berjudul Larynx (2022), yang meraih peringkat kedua, dalam daftar 10 Album Indonesia Terbaik 2022 akan menjadi materi utama yang akan dimainkan di publik Eropa.
"Banyaknya permintaan teman-teman di Eropa untuk tampil di negara mereka membuat saya nekat melakukan semua secara mandiri sejak Oktober lalu. Teman-teman yang tersebar di 9 negara ini berbaik hati menyarankan venue terbaik di kota mereka dan dari situlah tawaran panggung jadi banyak," ungkap Tesla Manaf
Baca juga : Rindu Panggung, Para Musikus ini Ngamen di Etalase Toko
Tur Eropa ini dilaksanakan tanpa melalui jasa booking agent. Tesla, yang juga manajer Kuntari mengungkapkan dirinya secara pribadi mengirimkan surel ke lebih dari 100 venue di seluruh Eropa.
Hal itu sempat Tesla bagikan via akun X (Twitter) pribadinya, berupa untaian utas bersambung kiat-kiat bagi musisi yang ingin melakukan tur panjang di luar negeri. Dari cara membuat press kit, email, menentukan rute, memilih venue dan sebagainya.
Tentang tur luar negeri yang kerap ia jalani, Tesla Manaf berpendapat, "Menurut saya, inklusivitas itu segalanya. Band Indonesia banyak yang bagus dan publik dunia mesti dengar. Biar gak bingung harus mulai darimana, saya share aja semua cara-caranya"
Perjalanan tur Eropa ini didanai program pemerintah bernama, Dana Indonesiana dan didukung Grimloc Records, Maternal, Orange Cliff Records, dan ArteTetra selaku penyelanggara di Italia.
Seminggu setelah tur Eropa, kabarnya Kuntari akan melanjutkan perjalanan tur ke Jepang di pertengahan Mei nanti. Mereka dijadwalkan bermain di 6 panggung di 'Negeri Sakura' tersebut. (RO/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
King Nassar mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram demi mendukung aksi panggungnya yang dikenal sangat energik.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved