Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Sehidup Semati, yang digarap sutradara Upi dan diproduksi Starvision, dijadwalkan akan tayang mulai 11 Januari 2024. Dalam proyek menantang ini, aktris Asmara Abigail berperan sebagai salah satu tokoh utama.
Ditemui pada jumpa pers yang diadakan Starvision sebelum penayangan resmi, Asmara berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapinya selama pengambilan gambar film tersebut.
Asmara, yang memerankan karakter bernama Asmara, mengungkapkan kegembiraannya karena dapat terlibat dalam proyek yang didukung sutradara berpengalaman Upi.
Baca juga: Ario Bayu Jadi Simbol Negatif yang tidak Patut Ditiru di Film Sehidup Semati
"Aku seneng banget kerja sama Mba Upi karena dia tahu banget mau kayak apa. Jadi direction-nya juga jelas dan ya aku berusaha melahirkan Asmara sama Mbak Upi," ungkap Asmara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/1).
Dalam proyek tersebut, Upi, yang duduk di kursi sutradara, memberikan sentuhan khusus pada karakter Asmara. Dia mengungkapkan bahwa dia melakukan perubahan pada tone suara Asmara agar terdengar lebih dewasa.
"Sebenarnya saya agak mengubah dia untuk merubah tone suara dia karena biasanya di film-film agak cempreng. Saya ingin dia agak lebih dewasa, jadi memang dia ngubah banget," papar Upi.
Baca juga: Laura Basuki Dedikasikan Transformasi Fisik Perankan Renata dalam "Sehidup Semati"
Ternyata, perubahan ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Asmara. Menyesuaikan tone suara agar sesuai dengan karakter yang diinginkan sutradara bukanlah hal yang mudah.
"Itu tantangan juga, berat," imbuh Asmara.
Dengan adanya perubahan tersebut, Asmara berharap dapat memberikan dimensi baru pada karakternya dan membuat penonton merasakan kedewasaan yang ingin ditonjolkan oleh sutradara. Dengan segala usaha dan dedikasi yang diberikan, kini film Sehidup Semati siap memukau penonton di berbagai bioskop mulai tanggal 11 Januari 2024.
Film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang memikat, menggabungkan kualitas akting Asmara bersama deretan aktor dan aktris lainnya, sutradara berbakat Upi, dan produksi berkualitas dari Starvision. (Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved