Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEDIKASI total Laura Basuki dalam memerankan karakter Renata dalam film Sehidup Semati. Film yang disutradarai Upi ini menggambarkan kisah tragis Renata, seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tidak hanya memahami karakter Renata secara emosional, Laura mengubah penampilannya.
"Ketika syuting film ini dan aku baca karakter Renata, di sini agak menurutku karakter yang paling tepat memerankan karakter ini adalah seseorang yang lebih kurus dari biasanya," ujar Laura dalam konferensi pers yang digelar di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (8/1).
"Jadi ketika syuting ini aku makan banyak cuma enggak jajan, enggak ngemil," tambahnya. Ia pun mengaku menurunkan 5 kg dari berat badan sebelumnya.
Baca juga: Ini Cara Rio Dewanto Seimbangkan Kesibukan sebagai Aktor dan Tanggung Jawab untuk Keluarga
Transformasi fisik Laura Basuki ini tidak semata-mata untuk estetika belaka. Ia menjelaskan bahwa penurunan berat badannya bertujuan untuk menonjolkan struktur tulangnya, menciptakan kesan lebih rapuh dan ringkih yang sesuai dengan kondisi emosional Renata yang penuh kesedihan.
"Jadi aku kurangin ngemil-ngemilnya sehingga aku dapat tulang-tulang di depan (badanku) dan di belakang gitu. Lebih rapuh, lebih ringkih," ungkap Laura. “Jadi selama syuting bisa dibilang aku enggak ada hiburan makanan. Jadi lebih jarang tersenyum,” tambahnya.
Baca juga: Idris Elba Minta Pemerintah Inggris Bertindak Atasi Kejahatan Penusukan
Film "Sehidup Semati" tidak hanya menonjolkan peran Laura Basuki, tetapi juga melibatkan sejumlah bintang seperti Asmara Abigail, Chantiq Schagerl, Lukman Sardi, Ario Bayu, dan banyak lainnya.
Kisah dalam film ini menggambarkan kehidupan rumah tangga Renata dan Edwin yang awalnya dipenuhi kebahagiaan setelah upacara pernikahan mereka. Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi kisah kelam ketika Edwin terlibat dalam perilaku kekerasan terhadap Renata. Renata, yang awalnya patuh, mulai menjauh dari lingkungan luar.
Suatu hari, Renata dihadapkan pada teror dari seorang perempuan tak dikenal, sementara pada saat yang sama, ia mulai menjalin persahabatan dengan tetangganya sendiri, Asmara.
"Sehidup Semati" dijadwalkan tayang pada 11 Januari 2024, mengundang penonton untuk merasakan kekuatan naratif dan penghayatan akting yang mendalam dari para pemainnya. (Z-3)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mendominasi, diikuti pelecehan seksual dan kekerasan fisik.
Seorang pria berinisial M (42) membakar istrinya sendiri, AN (40), di depan warung makan milik korban di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara.
Yuni Shara, kembali mencuri perhatian publik setelah mantan suaminya, Raymond Manthey, mengungkit tudingan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
POLISI menangkap seorang pemuda di Bekasi Timur, Kota Bekasi, bernama M. Ichsan, 22, yang tega menganiaya ibu kandungnya berinisial MS, 45, lantaran kesal permintaannya tidak dituruti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved