Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
VISINEMA Pictures telah merilis teaser resmi dan poster film Ali Topan garapan sutradara Sidharta Tata. Teaser resmi itu memberikan gambaran petualangan karakter utama, Ali Topan (Jefri Nichol), yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 14 Februari 2024.
Poster teaser juga memperkenalkan Ali Topan bersama karakter-karakter lain seperti Anna Karenina (Lutesha), Bobby (Omara Esteghlal), Maya (Anya Zen), Dudung (Reza Hilman), dan Gevaert (Bebeto Leutualy).
Dalam teaser resmi, Ali Topan digambarkan sebagai pemuda yang menjalani kehidupan di jalanan Blok M dan Warung Seni bersama gengnya.
Baca juga: Film Ali Topan Dapat Respon Positif di JAFF18
Meski terlihat bermasalah, karakter Ali Topan, yang diperankan Jefri Nichol, juga dekat dengan dunia seni, musik, dan memiliki semangat aktivis. Aksi perkelahian yang menegangkan turut diperlihatkan dalam video teaser.
Ali Topan, yang suka tantangan dan penuh semangat pemberontak, menarik perhatian Anna Karenina (Lutesha). Teaser juga memperlihatkan momen pertemuan pertama antara Ali Topan dan Anna yang berkembang menjadi kisah romantis. Penampilan kocak Onadio Leonardo sebagai Dirga di akhir teaser juga menjadi sorotan.
Sutradara Ali Topan, Sidharta Tata, mengungkapkan film tersebut membawa cerita terbaru yang menggambarkan visual dan semangat anak muda masa kini beserta beragam persoalan yang dihadapi.
Baca juga: Film Ali Topan akan Berkompetisi di JAFF18 Perebutkan Penghargaan Film Terbaik Indonesia
"Karakteristik Ali Topan yang menemukan ruang bermainnya di jalanan, di Blok M, masih kita jaga. Ali Topan ini khasnya adalah anak tongkrongan yang berkumpul dengan orang-orang tanpa memandang kelas sosial apapun. Film ini bisa menjadi inspirasi bagi anak muda, terutama Gen Z," kata Sidharta Tata.
Ali Topan, yang diangkat dari novel laris karya Teguh Esha pada era 1970-an, dibintangi Jefri Nichol, Lutesha, Ari Sihasale, Onadio Leonardo, Reza Hilman, Omara Esteghlal, Bebeto Leutualy, Anya Zen, dan Axel Matthew.
Film Ali Topan akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia mulai 14 Februari 2024.
Sebelumnya, film ini telah melakukan world premiere di Festival Film International Busan (BIFF) 2023 dan berkompetisi di program Indonesian Screen Award di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2023. (Z-1)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved