Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGSEL Noise yang bekerja sama dengan Tangsel Life, Creates, dan iRadio kembali sukses mengadakan acara yang bertajuk 'Tangsel Noise Vol 11 Pentas 100% Musik Indonesia' pada Jumat (6/10).
Acara yang digelar di Kebun Latte, Jl H Jamat No 12 LA, Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, itu dimulai pada pukul 16.00 WIB. Acara meliputi talkshow, community space, dan live perform dari Satria The Monster, Difki Khalif, Fadhilah Intan, Zara Leola, Rizwan Fadilah, dan Hugo Kasela.
"Line up kita hari ini didominasi oleh musisi muda dan berbakat, terlebih lagi kita menyaksikan penampilan spesial dari Hugo Kasela sekaligus peluncuran single barunya yang bertajuk 'Pilihan Terakhir'," ucap Anesrembes, founder dari Tangsel Noise, dalam keterangannya, Sabtu (7/10).
"Seru banget, tadi kita juga dapat kesempatan menyaksikan langsung Hugo berduet dengan ayahnya, Ian Kasela. Semoga Hugo terus produktif menghasilkan karya-karya terbaik dan mewarnai belantika musik negeri ini," kata Anes.
Baca juga: Purwa Caraka Music Studio Gelar Youth Friendship Festival di Bali
Hugo Kasela memang baru saja meluncurkan single yang bertajuk 'Pilihan Terakhir' dan sudah dapat dinikmati di semua digital platform streaming.
Creates sebagai salah satu partner dari Tangsel Noise merupakan platform berbasis website (creates.co.id) yang mewadahi para musisi dan mempunyai layanan untuk mendistribusikan karya para musisi agar musik mereka dapat terdengar di seluruh platform digital seperti Spotify, YouTube musik, TikTok musik, dan lain sebagainya.
Selain itu, Creates juga mempunyai layanan Cover to Master, yang dapat memberikan lisensi resmi bagi para musisi yang suka meng-cover lagu agar karyanya tetap dapat dimonetisasi. (RO/I-2)
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved