Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembalap Moto GP Francesco Bagnaia terjun ke dunia film. Debutnya ditandai dengan keterlibatannya sebagai pengisi suara salah satu karakter di film terbaru Disney dan Pixar, Elemental, yang dijadwalkan rilis secara global pada 21 Juni mendatang.
Pembalap tim Ducati itu mengisi karakter yang memiliki nama yang sama dengan panggilannya, yakni Pecco. Hal menarik lainnya, di film tersebut, ada beberapa hal yang rupanya dekat dan dikaitkan langsung dengan Bagnaia. Pebalap itu memiliki sebuah klub penggemar yang dijuluki Nuvola Rossa atau yang berarti awan merah. Nantinya, karakter Pecco juga akan hadir dengan gumpalan awan merah yang menawan.
"Saat Anda menjadi Awan Merah MotoGP, Anda tidak bisa menahan suara Anda untuk terbang ke awan," gurau Bagnaia seraya mengungkapkan kegembiraannya melalui media sosial, Selasa (30/5).
Baca juga: Daftar Film yang Tayang dan Wajib Ditonton di Juni 2023.
Dengan berpartisipasi di Elemental, Bagnaia menunjukkan bahwa atlet oahraga pun bisa turut serta dalam proyek hiburan seperti film.
Elemental merupakan film yang disutradarai Peter Sohn. Film itu berlatarkan dunia di mana empat elemen klasik yakni api, tanah, air, dan udara hidup dan hidup berdampingan.
Baca juga: FIFTY FIFTY Masuk Daftar Penyanyi untuk Soundtrack Film ‘Barbie’
Dua karakter utama, Wade yang mengikuti arus dan Ember yang berapi-api, keduanya adalah orang dewasa muda yang tinggal di kota yang saling bertemu dan bertabrakan.
Terlepas dari perbedaan mendasar mereka, keduanya mengembangkan hubungan karena mereka menyadari bahwa mereka memiliki kesamaan yang dalam.
Elemental juga merupakan salah satu film yang tayang perdana pada Festival Film Cannes 2023, baru-baru ini. (Ant/Z-11)
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved