Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DURASI singkat dari film pendek tidak membuat tingkat kesulitannya jauh berkurang dibandingkan membuat film panjang. Baik film pendek maupun film panjang memiliki tantangan tersendiri. Yang pasti, setiap sutradara pasti ingin mengarahkan agar makna dan pesan dalam film bisa tersampaikan kepada penonton.
"Targetnya harus jelas, kepala dan hati penonton. Kepala penonton adalah logika, jadi harus masuk akal... Sementara hati, kita harus memasukkan rasa dalam film," kata sutradara Danial Rifki dalam webinar Anti Corruption Film Festival (ACFFEST) 2022, dikutip Minggu (14/8).
Sutradara La Tahzan dan Haji Backpacker itu menjelaskan, membuat film yang masuk akal berarti cerita yang diangkat harus masuk ke logika penonton, apa pun genrenya.
Baca juga: Ini Tips Menuliskan Masalah Sosial Jadi Skenario Film
Meski genre yang diangkat adalah fantasi atau pahlawan super, harus ada aturan masuk akal dalam dunia yang digambarkan. Jika ceritanya tidak masuk akal untuk penonton, jangan berharap pesan di dalamnya akan tersampaikan.
Bicara soal menargetkan hati penonton, sutradara peraih Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik Piala Citra 2012 untuk film Tanah Surga Katanya itu mengatakan perasaan dalam film harus bisa ikut bergaung di hati penonton.
Jika cerita yang diangkat adalah tentang kesedihan, harus terbit rasa haru di hati penonton. Bila cerita dalam film menakutkan, tentu penonton harus merasa tercekam.
Ia mengibaratkan film pendek dan film panjang seperti jurus yang disiapkan ketika akan bertinju di ring. Saat membuat film panjang, jurus dan serangan yang disiapkan bisa bervariasi karena durasinya lama. Sebaliknya, saat membuat film pendek, jurus yang disiapkan adalah serangan pilihan yang terbaik. Ringkas tapi efektif.
"Film pendek tidak ada banyak waktu, ibarat tanding cuma ada waktu sekali tonjok biar penonton pingsan," ujar dia.
Pesan yang disampaikan dalam film pendek tentunya pesan tunggal yang harus bisa dipahami lewat satu atau dua peristiwa. Sutradara harus memilih visualisasi mana yang paling efektif untuk menyampaikan pesan tersebut.
Profesi sutradara, lanjut dia, membutuhkan ilmu dari lintas disiplin. Dia mengutip aktor dan sutradara Slamet Rahardjo Djarot yang mengatakan sutradara harus mengerti berbagai hal, mulai dari psikologi, sosiologi, sampai antropologi dalam berkarya.
"Agar kita tidak salah dalam menyampaikan budaya tertentu dalam karakter tertentu, memang multidisiplin," katanya.
Ia menambahkan, sutradara adalah pengamat kehidupan sehingga orang-orang yang ingin belajar membuat film diajak untuk menghidupkan sensitivitas dimulai dari ruang terdekat.
"Kita harus coba memberi makna dari peristiwa di depan kita," katanya.
Belajar juga dapat dilakukan dengan menonton banyak film, kemudian mempelajari lukisan-lukisan atau foto-foto yang punya kekuatan cerita. Perasaan yang ditangkap saat mengamati sebuah lukisan atau foto dapat menjadi inspirasi dalam membuat storyboard film.
Kiat lainnya dari Danial dalam memastikan efektivitas adegan-adegan adalah dengan menonton film dengan audio yang dimatikan.
"Bisa paham enggak dari shot by shot? Itu juga metode untuk mengetahui apakah shot efektif atau tidak. Jika sudah bisa dipahami, tentu ketika ditambah dengan suara penceritaan lebih efektif," jelasnya. (Ant/OL-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Film Penerbangan Terakhir menyoroti bagaimana laki-laki sering kali merasa aman di ranah publik saat terlibat hubungan terlarang
Film Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan hidup seorang komika muda bernama Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda.
Sutradara legendaris Rob Reiner meninggal dunia bersama sang istri, Michele Singer, setelah keduanya ditemukan tewas di kediaman mereka di Los Angeles, Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved