Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Indonesia terbaru A Perfect Fit, yang berlatar di Bali, garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu dan penulis Garin Nugroho, mengisahkan seorang blogger fesyen Bali bernama Saski (Nadya Arina) yang tanpa sengaja mengubah takdirnya ketika bertemu seorang pemilik toko sepatu bernama Rio (Refal Hady).
Menggabungkan romansa yang ringan dengan budaya dan tradisi Bali yang kuat, A Perfect Fit tidak hanya menyuguhkan berbagai momen yang mendebarkan hati namun juga sisi Bali yang jarang terlihat.
Berikut ini adalah lima hidden gems Bali yang dapat Anda nikmati secara virtual lewat film A Perfect Fit.

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo--Perempuan Bali menampilkan Tari Rejang Kesari saat pembukaan Jatiluwih Festival 2019 di kawasan cagar budaya pertanian Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali
Masih ingat dengan adegan Saski dan Rio yang sedang naik motor berlatarkan pemandangan sawah yang memanjakan mata? Adegan ini berlokasi di Desa Jatiluwih, Tabanan.
Persawahan dengan sistem terasering di Desa Jatiluwih semakin terlihat apik karena dikelola oleh subak (organisasi kemasyarakatan) yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pada 2012, UNESCO bahkan menetapkan Subak Desa Jatiluwih sebagai warisan budaya tak benda. Meskipun dikenal dengan keindahan pantainya, areal persawahan dengan sistem terasering justru menjadi ciri khas Bali yang lebih dulu dikenal para wisatawan sejak abad ke-20.
Desa Jatiluwih pun menjadi salah satu desa dengan pemandangan sawah yang luar biasa seperti ini.

ANTARA/Ismar Patrizki--Seorang warga meletakkan kandang ayam di sekitar bangunan balai kayu, di kawasan Desa Tradisional Tenganan, Karangasem, Bali
Rumah Saski berlokasi di sebuah desa asri yang bernama Desa Tenganan. Keindahan Desa Tenganan dan keseharian masyarakatnya pun tergambarkan di beberapa adegan saat Saski berkunjung ke kerajinan sepatu milik Pak Ketut (Yayu Unru).
Desa Tenganan merupakan desa tertua yang menjadi tempat bermukim suku Bali tua yang disebut Bali Aga. Masyarakat Bali Aga hidup
dengan mempertahankan aturan adat istiadat dan menjaga warisan budaya secara turun-temurun, termasuk dalam hal membangun rumah.
"Desa Tenganan kami pilih untuk merepresentasikan adat istiadat Bali yang masih terjaga dengan baik, termasuk arsitektur bangunannya yang khas dengan bata merah berukuran kecil. Selain itu, kami juga memilih desa ini untuk menggambarkan orang tua Saski yang menjaga warisan budaya
sekaligus pembaca lontar, karena Desa Tenganan sendiri terkenal dengan pembuat dan pembaca Lontar," ujar penulis Garin Nugroho yang juga merangkap sebagai desainer produksi.

ANTARA/FIKRI YUSUF-- Umat Hindu membawa benda-benda sakral saat upacara ritual Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 di Pantai Melasti, Ungasan, Badung, Bali
Dari begitu banyak pantai yang indah di Bali, Pantai Melasti mungkin termasuk salah satu yang jarang terdengar.
Pantai ini terbilang baru sebagai destinasi wisata dan memerlukan perjalanan yang cukup menantang untuk mengunjunginya.
Namun, keeksotisan Pantai Melasti beserta bukit-bukit kapur alami yang menjulang tinggi bisa membuat Anda langsung jatuh cinta dengan tempat ini. Selain adegan fashion show di awal, A Perfect Fit banyak menggunakan lokasi ini untuk adegan-adegan yang penuh emosi.
Sutradara Hadrah Daeng Ratu pun menjelaskan, "Kami memilih Melasti untuk adegan-adegan yang emosional karena kami merasa perpaduan tebing yang kokoh dengan indahnya pantai dapat menjadi dua hal yang ambigu, layaknya pilihan sulit yang harus Saski ambil dalam hidupnya."

ANTARA/Netflix-- Jalan Gootama, Ubud, Bali
Jalan Gootama merupakan jalan yang paling populer di Ubud, khas dengan toko-toko kecil yang memiliki produk lokal berkelas.
Meskipun terkenal sebagai tempat berbelanja suvenir Bali, mungkin sedikit dari Anda yang menyadari bahwa jalan ini merepresentasikan Bali yang penuh keberagaman dan kehangatan. Hal inilah yang coba digambarkan oleh para kreator film A Perfect Fit.
Selain itu, Jalan Gootama juga dipilih sebagai salah satu lokasi syuting karena merepresentasikan sisi Bali yang modern.
Hadrah menjelaskan, "Dalam film ini, kami tidak hanya ingin memperlihatkan Bali dengan budaya aslinya saja, tapi juga budaya yang multikultural dan modern. Oleh karena itu, Jalan Gootama menjadi salah satu pilihan kami".

ANTARA/FIKRI YUSUF---Wisatawan asing saling menjatuhkan di lumpur saat memperagakan seni beladiri Mepantigan di persawahan kawasan Batubulan, Gianyar, Bali
Tidak hanya lokasi, A Perfect Fit juga menampilkan beberapa budaya Bali yang jarang terlihat, termasuk tradisi Mepantigan yang kerap kali diadakan di wilayah Ubud dan Batubulan.
Mepantigan merupakan tradisi gulat lumpur yang ditujukan untuk meredakan aksi kekerasan dan memiliki belas kasihan kepada lawan.
Mepantigan sendiri berarti saling membanting, merujuk kepada salah satu gerakan utama dalam tradisi ini.
A Perfect Fit memperkenalkan Mepantigan dalam sebuah adegan menarik di mana persaingan sengit Deni (Giorgino Abraham) dan Rio mulai memasuki puncaknya.
"Kami memilih Bali karena daya tariknya yang unik, termasuk warisan budayanya yang kaya. Melalui A Perfect Fit, kami ingin memperkenalkan sisi Bali yang belum banyak dijelajahi dalam budaya pop sebelumnya," ujar Garin. (Ant/OL-1)
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Brooklyn Beckham akhirnya buka suara. Ia menegaskan tak ingin lagi dikendalikan orang tua dan membongkar konflik narasi di keluarganya.
Go Youn Jung dan Kim Seon Ho viral di Indonesia! Jajan cilok, naik bajaj, hingga pemotretan unik bernuansa lokal bikin fans heboh.
Aktor Korea Selatan Kim Seon-ho mengungkap fakta menarik di balik salah satu adegan paling ikonik dalam episode pertama drama Can This Love Be Translated?.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
BAGI sutradara Sim F, kembali ke kursi sutradara setelah lima tahun sejak film Susi Susanti: Love All (2019) bukan sekadar urusan profesional.
INDUSTRI film Indonesia bersiap melakukan terobosan besar pada tahun 2026 dengan menghadirkan pilihan cerita yang jauh lebih beragam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved