Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan mempercepat proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah tersebut menjadi upaya transformasi struktural untuk mengurangi konflik kepentingan antara pengurus bursa dan anggota bursa.
Ia menegaskan, demutualisasi bertujuan memperkuat tata kelola pasar modal agar lebih transparan dan akuntabel.
"Ini adalah transformasi struktural di mana mengurangi benturan kepentingan di bursa efek antara pengurus bursa dengan anggota bursa dan juga untuk mencegah praktek pasar yang tidak sehat," ujar Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1).
Ia menyebut, demutualisasi juga akan membuka peluang investasi yang lebih luas, termasuk dari Danantara maupun lembaga atau agensi lainnya. Proses demutualisasi ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini.
"Pemerintah ingin mempercepat demutualisasi bursa," imbuh Politikus Partai Golkar itu.
Menurutnya, tahapan demutualisasi BEI telah diatur dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Ke depan, proses tersebut dapat dilanjutkan dengan rencana bursa untuk melantai di pasar modal (go public) pada tahap berikutnya.
Sejalan dengan upaya penguatan tata kelola dan keterbukaan publik, pemerintah juga menjamin perlindungan investor melalui peningkatan transparansi dan perbaikan governance. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) diharapkan menerbitkan aturan untuk meningkatkan porsi saham beredar (free float) dari 7,5% menjadi 15%.
"Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku pada Maret, sebagaimana telah diumumkan OJK," ucap Airlangga.
Ia menjelaskan, kenaikan free float tersebut bertujuan menyelaraskan standar pasar modal Indonesia dengan praktik internasional. Saat ini, free float di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara lain seperti Malaysia, Hong Kong, dan Jepang yang masing-masing berada di kisaran 25%. Thailand ditetapkan pada level 15%, sementara Singapura, Filipina, dan Inggris berada di kisaran 10%.
“Dengan angka free float yang lebih terbuka dan tata kelola yang lebih baik, perdagangan di bursa diharapkan menjadi lebih stabil dan mengikuti standar internasional,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah membahas peningkatan batas investasi dana pensiun dan asuransi di pasar modal. Limit investasi yang saat ini sebesar 8% direncanakan dinaikkan menjadi 20%, yang selanjutnya akan disampaikan oleh Menteri Keuangan.
Airlangga berharap proses demutualisasi dapat diselesaikan dengan cepat karena dinilai mampu menekan konflik kepentingan antara anggota bursa dan pengelola bursa. Pemerintah, kata dia, akan terus memantau pelaksanaannya agar kepengurusan BEI ke depan semakin berorientasi pada tata kelola yang baik serta menjalankan peta jalan yang telah diamanatkan dalam UU P2SK.
Dalam kesempatan sama, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan P. Roeslani menuturkan, pihaknya akan mengakselerasi program demutualisasi sebagai bagian dari upaya pembenahan struktur bursa.
Ia menegaskan, pihaknya terbuka terhadap berbagai praktik yang telah diterapkan di negara lain, termasuk keterlibatan perusahaan berbasis teknologi dan manufaktur digital sebagai bagian dari ekosistem pasar modal.
"Program demutualisasi akan diakselerasi, kita juga tentunya akan terbuka, seperti di negara-negara lain," ungkapnya.
Rosan menyebut langkah ini sebagai hal yang positif dan perlu dilakukan ke depan guna menciptakan bursa yang lebih kuat, lebih dalam, serta memiliki tingkat transparansi yang semakin meningkat.
"Ini sesuatu yang sangat positif, yang memang yang perlu kita lakukan ke depannya agar bursa kita ini menjadi lebih baik," tegasnya.
Rosan pun menekankan peran perusahaan negara amat signifikan di pasar modal Indonesia. Ia mengungkapkan hampir 30% dari total kapitalisasi pasar di bursa berasal dari kontribusi BUMN. Karena itu, Danantara mendorong agar pasar modal nasional terus diperkuat dengan peningkatan transparansi dan keterbukaan, serta senantiasa menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). (H-3)
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pekan ini (periode 2-6 Februari 2026).
IHSG hari ini Jumat 6 Februari 2026 berpotensi rebound ke level 8.328. Pantau analisis pasar modal dan update harga emas Antam yang merosot tajam.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.549.194 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,99 miliar lembar saham senilai Rp20,06 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, diperkirakan bergerak konsolidatif.
IHSG hari ini Rabu 4 Februari 2026 dibuka menguat di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level 8.193, didorong sentimen positif meski isu MSCI membayangi.
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
BEIÂ angkat bicara terkait sejumlah perkara dugaan manipulasi dan kejahatan pasar modal atau dikenal praktik saham gorengan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Purbaya optimistis tekanan pasar tidak akan berlangsung lama. Ia menyinggung proses seleksi ketua OJK yang sudah mulai berjalan sebagai sinyal kepastian yang ditunggu pasar.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memandang krisis kepercayaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai momentum untuk melakukan reformasi menyeluruh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved