Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

BEI Finalisasi Aturan Free Float 15 Persen dan Transparansi Saham demi MSCI

 Gana Buana
20/2/2026 19:34
BEI Finalisasi Aturan Free Float 15 Persen dan Transparansi Saham demi MSCI
BEI Finalisasi Aturan Free Float 15 Persen.(MI/Usman Iskandar)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memacu pembenahan infrastruktur pasar modal guna memenuhi kualifikasi indeks global MSCI dan FTSE Russell. Kabar terbaru, otoritas bursa telah memfinalisasi sejumlah poin krusial dalam proposal mereka, termasuk peningkatan batas minimal saham publik (free float) menjadi 15%.

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa proses rule making rule untuk aturan pencatatan terkait ambang batas free float tersebut telah tuntas per 19 Februari 2026. Saat ini, draf final tengah diproses secara internal sebelum diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tiga Poin Utama Proposal BEI ke Indeks Global

Dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2), Jeffrey merinci tiga agenda besar yang menjadi daya tawar Indonesia di mata penyedia indeks global:

  • Transparansi Kepemilikan 1%: BEI telah mencapai tahap final dalam pengungkapan (disclosure) pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1& serta penyediaan data investor yang lebih granular (mendetail).
  • Ekspansi Free Float: Implementasi Peraturan I-A mengenai pencatatan saham kini mewajibkan peningkatan free float dari semula 7,5% menjadi 15%.
  • Shareholders Concentration List: BEI tengah merampungkan metodologi dan SOP untuk menerbitkan daftar saham yang terindikasi memiliki pemegang saham terkonsentrasi.

Jeffrey menjelaskan bahwa shareholders concentration list tersebut akan disusun oleh komite khusus yang terdiri dari lintas divisi dan lintas SRO (Self-Regulatory Organization) untuk memastikan prosesnya akuntabel.

Komitmen Integritas dan Kerahasiaan

Terkait pertemuan terakhir dengan MSCI pada 11 Februari 2026, Jeffrey menyatakan bahwa diskusi berlangsung konstruktif. Namun, sesuai norma internasional, detail dan kesimpulan pertemuan tersebut bersifat rahasia.

Pihak bursa hanya memberikan gambaran umum mengenai rencana aksi yang telah dipaparkan. Langkah-langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BEI dalam mengadopsi best practice bursa global.

"Sebagai komitmen untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar, kami terus memperkuat tata kelola agar kredibilitas pasar modal Indonesia semakin diakui secara global. Seluruhnya masih on schedule," pungkas Jeffrey. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya