Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi sorotan. Pemerintah merespons cepat dengan mendorong evaluasi menyeluruh di sektor pasar modal, terutama terkait isu transparansi yang disorot lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan segera menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pihak terkait untuk membahas tekanan yang terjadi di pasar saham.
“IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok kita jadwalkan,” ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1).
Airlangga menegaskan pelemahan IHSG tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi kombinasi faktor teknikal serta sentimen investor global. Salah satu pemicu utama berasal dari laporan evaluasi terbaru MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
“Pertama ada teknikal MSCI, kedua tentu dari BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi,” kata Airlangga.
Ia menyebut Bursa Efek Indonesia diminta melakukan penilaian internal guna merespons masukan yang diberikan MSCI.
Airlangga mengungkapkan bahwa salah satu poin krusial yang disorot MSCI adalah soal transparansi dan tata kelola pasar modal. Menurutnya, transparansi merupakan syarat penting dalam menjaga kredibilitas dan daya saing bursa Indonesia di mata investor global.
“Kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal, jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikkan banyak negara,” ujarnya.
Meski koreksi IHSG memicu kekhawatiran, Airlangga mengingatkan investor agar tidak bereaksi berlebihan.
“Ya nggak perlu panik, kalau saham kan risikonya tiap hari ada yang naik ada yang turun,” katanya.
Senada, CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menilai laporan MSCI menjadi “trigger” utama yang mendorong koreksi pasar saham.
“Trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report. Memang kita diharapkan untuk bursa kita lebih transparan lagi,” kata Rosan.
Ia menyebut masukan tersebut sebenarnya sudah muncul beberapa bulan terakhir, namun perlu langkah cepat karena menyangkut kepercayaan investor.
“Ini masalah transparansi dan akuntabilitas, jadi harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Rosan menekankan bahwa pelemahan IHSG tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental korporasi nasional. Namun, posisi MSCI sebagai acuan global membuat rekomendasinya sangat berpengaruh.
“MSCI adalah acuan para investor dunia saat berinvestasi di negara-negara. Jadi kita harus segera menindaklanjuti masukan dari MSCI,” pungkasnya. (Z-10)
Terdapat sekitar 237 ribu nasabah perbankan di wilayah Sumatra yang terdampak langsung oleh bencana alam dan kini sangat membutuhkan restrukturisasi kredit.
BEI bersama OJK dan SRO merespons pembekuan review indeks MSCI dengan memperketat transparansi data free float rutin mulai Januari 2026 demi pulihkan kepercayaan investor.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
OJK sesuai dengan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-3/D.06/2026 tanggal 20 Januari 2026 mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (PT VIF).
OJK menyelesaikan penyidikan perkara tindak pidana sektor jasa keuangan yang dilakukan dua pengurus PT Investree Radhika Jaya (PT IRJ).
BEI melakukan trading halt pukul 13.43 WIB setelah IHSG turun 8 persen ke level 8.261,79 akibat kebijakan MSCI.
IHSG ambruk 8% memicu trading halt BEI. Ekonom Trimegah menilai koreksi ini momentum pembenahan tata kelola, transparansi pasar, dan daya saing Indonesia di MSCI.
BEI bersama OJK dan SRO merespons pembekuan review indeks MSCI dengan memperketat transparansi data free float rutin mulai Januari 2026 demi pulihkan kepercayaan investor.
IHSG anjlok 8% pada perdagangan Rabu (28/1) siang, BEI memberlakukan trading halt sementara untuk menjaga stabilitas pasar saham Indonesia.
BEI siap mengerahkan seluruh upaya menindaklanjuti keputusan MSCI yang membekukan review indeks saham Indonesia demi menjaga kepercayaan investor global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved