Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi sorotan. Pemerintah merespons cepat dengan mendorong evaluasi menyeluruh di sektor pasar modal, terutama terkait isu transparansi yang disorot lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan segera menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pihak terkait untuk membahas tekanan yang terjadi di pasar saham.
“IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok kita jadwalkan,” ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1).
Airlangga menegaskan pelemahan IHSG tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi kombinasi faktor teknikal serta sentimen investor global. Salah satu pemicu utama berasal dari laporan evaluasi terbaru MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
“Pertama ada teknikal MSCI, kedua tentu dari BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi,” kata Airlangga.
Ia menyebut Bursa Efek Indonesia diminta melakukan penilaian internal guna merespons masukan yang diberikan MSCI.
Airlangga mengungkapkan bahwa salah satu poin krusial yang disorot MSCI adalah soal transparansi dan tata kelola pasar modal. Menurutnya, transparansi merupakan syarat penting dalam menjaga kredibilitas dan daya saing bursa Indonesia di mata investor global.
“Kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal, jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikkan banyak negara,” ujarnya.
Meski koreksi IHSG memicu kekhawatiran, Airlangga mengingatkan investor agar tidak bereaksi berlebihan.
“Ya nggak perlu panik, kalau saham kan risikonya tiap hari ada yang naik ada yang turun,” katanya.
Senada, CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menilai laporan MSCI menjadi “trigger” utama yang mendorong koreksi pasar saham.
“Trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report. Memang kita diharapkan untuk bursa kita lebih transparan lagi,” kata Rosan.
Ia menyebut masukan tersebut sebenarnya sudah muncul beberapa bulan terakhir, namun perlu langkah cepat karena menyangkut kepercayaan investor.
“Ini masalah transparansi dan akuntabilitas, jadi harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Rosan menekankan bahwa pelemahan IHSG tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental korporasi nasional. Namun, posisi MSCI sebagai acuan global membuat rekomendasinya sangat berpengaruh.
“MSCI adalah acuan para investor dunia saat berinvestasi di negara-negara. Jadi kita harus segera menindaklanjuti masukan dari MSCI,” pungkasnya. (Z-10)
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan investor.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2). Ini syaratnya!
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2). Panitia seleksi (pansel) memastikan proses seleksi bebas dari nepotisme.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan investor.
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan BEI dijadwalkan kembali melakukan pertemuan lanjutan dengan MSCI pada 11 Februari 2026.
BEI angkat bicara terkait sejumlah perkara dugaan manipulasi dan kejahatan pasar modal atau dikenal praktik saham gorengan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved