Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono akan mengundurkan diri dari jabatan politisnya di Partai Gerindra sebelum dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Ketentuan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Dalam Pasal 40 UU P2SK disebutkan calon anggota dewan gubernur BI harus bukan pengurus dan/atau anggota partai politik pada saat pencalonan.
“Pastinya mundur dulu. Itu gampang, selesai. Saat proper and test sudah mundur. Tidak ada masalah,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (20/1).
Ia memperkirakan proses pergantian jabatan antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan rampung sebelum Februari. Dalam skema tersebut, Thomas Djiwandono akan diangkat menjadi Deputi Gubernur BI, sementara Deputi Gubernur BI saat ini, Juda Agung, disebut-sebut akan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan.
“Harusnya sebelum Februari sudah beres semua. Saya dengar bocoran begitu, tapi pastinya saya tidak tahu,” kata Purbaya.
Menanggapi pandangan sebagian ekonom yang menilai pertukaran pejabat antara BI dan Kementerian Keuangan sebagai hal yang tidak lazim, Purbaya menepis anggapan tersebut. Ia menilai perpindahan tersebut justru dapat memperkuat independensi kebijakan, terutama jika pejabat yang bersangkutan sudah tidak lagi terafiliasi dengan partai politik.
“Pak Tommy nanti pasti lebih independen, lebih bebas. Dugaan saya, dia tidak akan ke Gerindra lagi. Tapi perlu diingat, Dewan Gubernur BI itu kolektif, ada tujuh orang. Tidak mungkin satu orang memengaruhi semuanya,” ujarnya.
Menurut Bendahara Negara, pengambilan keputusan di BI dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat. Selama pendekatan tersebut dijalankan, ia menilai tidak ada persoalan terkait independensi bank sentral.
“Kalau ada intervensi pemerintah yang berlebihan, publik pasti bisa melihat. Tapi selama ini yang ada kan sinergi untuk ke arah yang lebih baik. Itu bukan intervensi, melainkan kerja sama,” pungkasnya. (H-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada Thomas Djiwandono yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
Aturan gratifikasi TikTok, Purbaya Yudhi Sadewa, Live TikTok Menteri, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Laporan Gratifikasi KPK.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendapatkan gift usai live TikTok bersama anaknya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa aturan baru terkait penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) di Himbara telah rampung.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan mem-blacklist alumni LPDP yang menghina Indonesia di medsos dari lingkungan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved