Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Purbaya: Pertukaran Jabatan Wamenkeu dan Deputi tak Ganggu Independensi Bank Indonesia

Insi Nantika Jelita
19/1/2026 17:39
Purbaya: Pertukaran Jabatan Wamenkeu dan Deputi tak Ganggu Independensi Bank Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa(Antara Foto)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertukaran pejabat antara sektor fiskal dan moneter tidak akan mengganggu independensi Bank Indonesia (BI). Beredar wacana Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI Juda Agung mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan.

Pasalnya, kata dia, ewenangan dan pengambilan keputusan BI berjalan tanpa intervensi pemerintah.

“(Saya mengira) kalau Juda Agung masuk ke saya, jangan-jangan orang Pak Perry (Gubernur BI) mau menekan saya di dalam. Tapi ini satu exchange (pertukaran) yang saya pikir seimbang. Tidak ada yang aneh, independensi tidak ada hubungannya,” ujarnya.

Menurut Purbaya, independensi BI baru bisa dipersoalkan apabila terdapat intervensi langsung pemerintah dalam pengambilan keputusan moneter. Namun, hal tersebut diklaim tidak pernah terjadi. Pemerintah, katanya, menjalankan kebijakan fiskal, sementara BI menjalankan kebijakan moneter secara mandiri.

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah dan BI dilakukan melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memastikan kebijakan fiskal dan moneter yang sama-sama independen dapat saling mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Kami di KSSK, walaupun sama-sama independen, tapi memastikan kedua kebijakan bisa menciptakan pertumbuhan (ekonomi) yang lebih cepat," terang Bendahara Negara. 

Purbaya juga mencontohkan, jika pemerintah benar-benar ingin menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan BI, maka pemerintah bisa saja menempatkan perwakilan dalam setiap rapat Dewan Gubernur BI, termasuk yang membahas suku bunga, sebagaimana diatur dalam undang-undang. Namun, hal tersebut tidak dilakukan karena akan menghilangkan independensi BI.

“Kalau itu dilakukan, baru kelihatan tidak independen. Tapi ini bukan seperti itu,” pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik