Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI) adalah kemunduran pascareformasi 1998. Menurutnya, deputi gubernur BI harusnya talenta dari internal BI yang mumpuni dan paham kebijakan moneter.
“Ini masuknya Tommy (panggilan Thomas) seperti intervensi fiskal ke sektor moneter, padahal sebelumnya RDG (rapat dewan gubernur) BI sudah ada pihak Kemenkeu yang ikut hadir,” kata Bhima kepada Media Indonesia, Senin (19/1).
Seperti diberitakan, pada 19 November 2025, Wamenkeu Thomas Djiwandono hadir sebagai perwakilan pemerintah dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan peran Wamenkeu Thomas pada RDG BI tidak mengandung unsur politis dan diperbolehkan oleh undang-undang.
Thomas saat itu disebut hanya menyampaikan pandangan dalam rangka mempererat sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut Bhima, kemungkinan masuknya Thomas ke jajaran petinggi BI bisa memperburuk citra independensi otoritas moneter. “Rupiah bisa makin terpuruk dan kehilangan legitimasi di mata investor,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengusulkan Thomas Djiwandono yang merupakan keponakannya, untuk mengisi jabatan deputi gubernur BI. Presiden bahkan telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna memproses pengusulan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan adanya pengajuan keponakan Prabowo Thomas Djiwandono. Menurutnya, pengusulan tersebut berkaitan dengan pengunduran diri Juda Agung dari jabatan Deputi Gubernur BI.
“Salah satunya memang betul ada nama yang kami usulkan, yaitu Pak Wamenkeu Thomas Djiwandono,” kata Prasetyo secara terpisah. (H-3)
CHIEF Economist Permata Bank Josua Pardede menyebut pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai deputi gubernur Bank Indonesia bisa dilihat dari dua sisi.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengklarifikasi pengusulan nama Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
PRESIDEN Prabowo Subianto menyodorkan keponakannya, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
MASUKNYA Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memantik perbincangan luas di tengah masyarakat.
PENUNJUKAN Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) berpotensi menekan pasar keuangan domestik, khususnya nilai tukar rupiah.
THOMAS Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Berikut profil Thomas Djiwandono
Komisi XI DPR menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI usai fit and proper test. Menkeu Purbaya berharap ada perspektif fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved