Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menyodorkan keponakannya, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Kepala Negara bahkan telah mengirimkan Surat Presiden (Supres) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk memproses hal itu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pemberian nama tersebut berkaitan dengan adanya pengajuan pengunduran diri oleh Juda Agung dari jabatan Deputi Gubernur BI.
"Itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur," kata dia kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1).
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kata Prasetyo, maka pemerintah, dalam hal ini Prabowo, mengirimkan Surpres berisikan nama-nama yang diusulkan untuk menggantikan Juda. Setidaknya, Prabowo menyodorkan tiga nama kepada parlemen.
"Salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah Pak Wamenkeu atas nama Thomas Djiwandono," terangnya.
Supres tersebut bakal menjadi rujukan bagi Komisi XI DPR untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk mencari pengganti Juda di kursi pimpinan bank sentral.
Adapun Tommy, sapaan karib Thomas Djiwandono, menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024 dan berlanjut ketika kepemimpinan pemerintahan berganti. Sebelum menduduki jabatan itu, ia juga sempat menjadi Bendahara Umum Partai Gerindra, partai yang dipimpin oleh Prabowo.
Tommy juga merupakan anak dari Gubernur BI periode 1993-1998 Joseph Soedradjad Djiwandono yang saat itu dihentikan tiba-tiba oleh Presiden Soeharto. (H-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada Thomas Djiwandono yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
MASUKNYA Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memantik perbincangan luas di tengah masyarakat.
PENUNJUKAN Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) berpotensi menekan pasar keuangan domestik, khususnya nilai tukar rupiah.
THOMAS Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Berikut profil Thomas Djiwandono
CHIEF Economist Permata Bank Josua Pardede menyebut pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai deputi gubernur Bank Indonesia bisa dilihat dari dua sisi.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengklarifikasi pengusulan nama Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Ini kata ekonom terkait pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto sebagai deputi gubernur BI.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved