Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengklarifikasi pengusulan nama Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Dasco menegaskan bahwa munculnya nama Thomas merupakan usulan dari Gubernur BI, bukan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto.
Dasco menepis spekulasi yang menyebut adanya intervensi politik atau penunjukan langsung dari pihak Istana terhadap Thomas Djiwandono, mengingat statusnya sebagai keponakan Presiden Prabowo.
Dasco menjelaskan, proses ini bermula dari adanya kekosongan jabatan akibat pengunduran diri salah satu Deputi Gubernur BI. Sesuai prosedur yang berlaku, Gubernur BI kemudian mencari kandidat pengganti untuk diajukan kepada Presiden Prabowo.
"Jadi usulan nama-nama itu bukan dari Presiden, tetapi dari Gubernur BI yang mencari pengganti dari Deputi yang mengundurkan diri," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (21/1).
Dasco memaparkan bahwa Gubernur BI telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden yang berisi tiga nama calon pengganti. Presiden kemudian meneruskan daftar nama tersebut kepada DPR RI untuk menjalani tahapan uji kelayakan dan kepatutan.
"Gubernur BI kemudian mengirimkan surat kepada Presiden. Ada tiga nama calon pengganti Deputi yang mengundurkan diri kepada Presiden. Dan kemudian Presiden meneruskan surat tersebut kepada DPR untuk dilakukan fit and proper test," kata Wakil Ketua DPR RI tersebut. (E-4)
CHIEF Economist Permata Bank Josua Pardede menyebut pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai deputi gubernur Bank Indonesia bisa dilihat dari dua sisi.
Ini kata ekonom terkait pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto sebagai deputi gubernur BI.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
PRESIDEN Prabowo Subianto menyodorkan keponakannya, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada Thomas Djiwandono yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
MASUKNYA Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memantik perbincangan luas di tengah masyarakat.
PENUNJUKAN Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) berpotensi menekan pasar keuangan domestik, khususnya nilai tukar rupiah.
THOMAS Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Berikut profil Thomas Djiwandono
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved